Tradisi Nyekar Lebaran di Brebes, TPU Jadi Titik Silaturahmi Warga
Masyarakat berbondong-bondong ke TPU untuk doa bersama-Cahyono -
JAKARTA, DISWAY.ID - Tradisi nyekar ke makam keluarga saat Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, terus dipertahankan secara turun temurun di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Saat hari kemenangan tiba, momen ini menjadi hal yang sangat dinantikan oleh warga, khususnya di Desa Cimunding, Kecamatan Banjarharjo.
Usai salat Id, masyarakat berbondong-bondong ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk melakukan ritual doa bersama di pusara sanak familinya.
BACA JUGA:Potret Hari Pertama Lebaran, Jakarta Lengang dari Blok M hingga Sudirman
Pantauan Disway.id di Desa Cimunding, Kecamatan Banjarharjo pada Sabtu, 21 Maret 2026, tepat hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, terlihat warga langsung pulang ke rumah masing-masing usai menjalankan Salat Id.
Setelah menanggalkan busana salat Id, mereka mengenakan baju baru dan bersolek sebelum keluar rumah untuk bermaaf-maafan dengan tetangga.
Setelahnya mereka melanjutkan perjalanan ke TPU dengan berjalan kaki untuk berziarah ke makam keluarga.
Terlihat lebih dari seribu orang memenuhi jalan utama kampung menuju TPU yang berlokasi di ujung desa.
BACA JUGA:Ribuan Jamaah Jalankan Salat Idul Fitri Perdana di Masjid Negara IKN
Sepanjang jalan menuju TPU, terlihat para warga saling bertegur sapa sambil bermaaf-maafan dengan kenalan mereka.
Sejumlah warga terlihat menyempatkan mampir ke rumah kerabat dalam perjalanan menuju TPU.
Setiba di TPU, terlihat masing-masing keluarga menggelar tikar di hadapan makam orangtua atau kerabatnya.
Terlihat sejumlah peziarah membawa camilan dan minuman ringan dalam tas jinjing untuk disantap sebelum doa bersama dimulai.
Tak sedikit orang yang saling bertegur sapa dan berlebaran saat bertemu di tengah TPU.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: