Lonjakan 141 Persen, Arus Balik di Cikampek Utama Tetap Lancar

Lonjakan 141 Persen, Arus Balik di Cikampek Utama Tetap Lancar

Penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan contraflow menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus balik. -dok Disway-

Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Dihentikan

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paalo, menjelaskan penghentian rekayasa lalu libtas dilakukan berdasarkan direksi kepolisian seiring meradanya kepadatan kendaraan.

Sebelumnya, rekayasa lalu lintas one way lokal mulai berlaku di KM 425+800 ruas tol Semarang Seksi A, B, C hingga gerbang tol Kalikangkung. Namun dihentikan pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 15.30 WIB.

Kemudian, rekayasa one way sepenggal dari KM 263 ruas tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Gerbang tol Cikampek Utama (Cikatama) juga dihentikan pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 18.30 WIB.

Dengan berakhirnya skema lalu lintas tersebut, kini sepanjang ruas tol Trans Jawa kembali normal. Kendaraan pun dapat dilalui dari kedua arah.

BACA JUGA:Soal Toilet Rest Area Tol Jorok, Dahlan Iskan Sindir Eks Menteri BUMN Erick Thohir

Selain itu, rekayasa contraflow di ruas tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta turut dhentikan pada pukul 18.42 WIB. Sebab, kondisi lalu lintas dinilai telah kemhali normal.

"Seiring kondisi lalu lintas yang berangsur terkendali, rekayasa one way nasional dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama telah dihentikan," ujar Ria, Kamis, 26 Maret 2026.

Kendati demikian, JTT bersama kepolisian tetap melakukan pemantauan intensif guna memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama masa arus balik berlangsung.

Dari pantauan tim mudik Disway di Gerbang Tol Cikampek Utama sekira pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, arus lalu lintas sepanjang tol Trans Jawa terpantau landai. Tidak ada penumpukan di gardu antrian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: