91 Ribu Kendaraan Bakal Padati GT Cikatama Akhir Pekan Ini

91 Ribu Kendaraan Bakal Padati GT Cikatama Akhir Pekan Ini

Kondisi terkini di GT Cikampek Utama terpantau ramai lancar. Namun hujan terus mengguyur sejak Kamis pagi, 26 Maret 2026.-Candra Pratama-

CIKAMPEK, DISWAY.ID– PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi gelombang arus balik susulan akan memadati Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta pada Minggu (29/3/2026).

Sebanyak 91.000 kendaraan diperkirakan akan melintas, menyusul berakhirnya masa libur Lebaran 1447 Hijriah bagi sebagian kelompok masyarakat dan pekerja.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paalo, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian guna mengantisipasi kepadatan tersebut.

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cikatama Tembus 106 Ribu Kendaraan, Gelombang Kedua Masih Berpotensi

Evaluasi dari lonjakan trafik pada fase pertama arus balik menjadi basis penentuan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan.

"Kami terus berkolaborasi dengan pihak kepolisian agar dapat mengeluarkan kebijakan rekayasa lalu lintas yang tepat sasaran, sehingga kepadatan dapat segera terurai," ujar Ria di Kantor Jasa Marga Cikampek Utama, Kamis (26/3/2026).

Berdasarkan data Jasa Marga Group, pergerakan arus balik menuju Jakarta sempat mencapai titik tertinggi pada Selasa (24/3/2026) atau H+3 Idul Fitri.

Pada hari tersebut, volume kendaraan melonjak tajam menjadi 106.000 unit, naik signifikan dari hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 75.000 kendaraan.

Ria menyebutkan, meski terjadi lonjakan hingga 141 persen pada periode 23-24 Maret, arus lalu lintas di depan GT Cikatama tetap terkendali tanpa antrean yang berarti.

Keberhasilan ini diklaim sebagai dampak positif dari efektivitas kebijakan one way nasional dan contraflow.

BACA JUGA:Lonjakan 141 Persen, Arus Balik di Cikampek Utama Tetap Lancar

"Pola persebaran pengguna jalan pada arus balik kali ini sangat baik. Penerapan one way dan contraflow menjadi faktor kunci sehingga distribusi kendaraan tidak terkonsentrasi di satu titik dan dapat terlayani dengan optimal," jelasnya.

Memasuki Rabu (25/3/2026), volume kendaraan yang melintas di GT Cikatama arah Jakarta sempat mengalami penurunan menjadi 76.650 unit.

Namun, Jasa Marga tetap bersiaga mengingat potensi pergerakan arus balik masih akan berlangsung hingga penghujung Maret, terutama bagi pemudik yang mengambil cuti tambahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: