Aku Harus Mati! Potret Nyata Kehidupan Hobi Flexing Sampai Terjerat Pinjol dan Pesugihan
Rumah produksi Rollink Action secara resmi mengumumkan penayangan film horor terbaru mereka yang paling dinantikan tahun ini, "Aku Harus Mati". --Disway
JAKARTA, DISWAY.ID – Kehidupan dunia saat ini di tahun 2026 ternyata masih ada yang percaya pesugihan demi menjadi kaya raya atau mendapatkan jabatan secara instan.
Itu semua demi kehidupan flexing dan butuh validasi.
Tak hanya pesugihan, kemudahan pinjaman online (pinjol) membuat siapapun mudah berutang demi kekayaan dan flexing atau pengakuan di dunia media sosial.
Hal itu yang terpotret dalam film Aku Harus Mati yang akan tayang di bioskop pada 2 April 2026 nanti.
BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 26 Maret 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Film Horor-Drama
Rumah produksi Rollink Action secara resmi mengumumkan penayangan film horor terbaru mereka yang paling dinantikan tahun ini, "Aku Harus Mati".
Diproduseri oleh Eksekutif Produser Irsan Yapto dan Nadya Yapto, serta diarahkan oleh sutradara bertangan dingin Hestu Saputra, "Aku Harus Mati" menawarkan kengerian yang bukan sekadar teror kasat mata, melainkan gelapnya ambisi manusia demi validasi sosial.
“Aku Harus Mati” adalah film Horor yang ceritanya paling dekat dengan kehidupan manusia modern jaman sekarang fenomena Jual Jiwa Demi Harta, banyak masyarakat modern sekarang rela mengorbankan diri dan jiwa demi validasi dan harta sampai terlilit hutang pinjol, paylater, dan lain-lain,” ujar Irsan Yapto, Eksekutif Produser.
Sang sutradara Hestu Saputra mengungkapkan film ini dekat dengan realita masyarakat dan kehidupan sosial.
Ia mencontohkan masih ada di sekelilingnya yang harus sampai berutang dan terjerat pinjol demi flexing atau pengakuan.
Ada pula yang sampai ikut pesugihan.
"Buktinya percaya atau tidak, Gunung Kawi masih ramai sampai sekarang. Kita terlalu tertutup dengan digital, sehingga di perkotaan tak terlihat," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: