Ramadan Runway 2026, Indahnya Koleksi Fashion 12 Mendiang Desainer Legendaris Indonesia

Ramadan Runway 2026, Indahnya Koleksi Fashion 12 Mendiang Desainer Legendaris Indonesia

gelaran Ramadan Runway 2026 yang resmi ditutup dengan capaian membanggakan di tengah lesunya ekonomi.--Istimewa

BACA JUGA:Viral Pencurian Kain Batik Rp1,3 M, Pelaku Beraksi di Jakarta Fashion Week 2025!

Daftar Profil Desainer Legendaris Indonesia

1.HENGKI KAWILARANG

Hengki Kawilarang merupakan seorang desainer mode papan atas Indonesia nan terkenal dengan karya-karya busana glamor, elegan, dan sentuhan etnik serta acap menggunakan kristal atau bulu untuk menciptakan kesan “diva”. Ia sering merancang gaun untuk artis papan atas, seperti Syahrini dan Krisdayanti, bahkan turut mendandani kontestan ajang kecantikan, seperti Miss Indonesia, Puteri Indonesia, hingga Miss Universe. 

Hengki Kawilarang memulai kariernya pada awal 2000-an, menempuh studi fashion di Bandung dan Singapura, serta belajar di Susan Budiharjo School of Fashion. Ia sukses membawa karyanya ke kancah internasional, termasuk tampil di New York Fashion Week (NYFW) 2023dan peragaan amal di NYC pada 2021. Hengki meninggal dunia pada Jumat, 20 Juni 2025 karena komplikasi penyakit.

2.HANDY HARTONO

Handy Hartono merupakan desainer mode Indonesia asal Karawang. Alumni Sekolah Mode Susan Budiharjo terebut dikenal karena komitmennya dalam mempromosikan batik lokal, khususnya batik Karawang ke kancah internasional. Handy pernah berpartisipasi dalam ajang bergengsi The Annual Museum Quartier Vienna Fashion Week di Wina, Austria, pada tahun 2016 dan 2018 dengan memperkenalkan koleksi bernuansa tradisional.

Handy Hartono dikenal karena kecintaannya dalam mengangkat kekayaan budaya lokal, khususnya kain etnik tradisional dalam gaya busana modern, seperti gaun pesta, koktail, dan busana etnik. Karya-karyanya sering menonjolkan sentuhan tangan (handmade) dengan detail pada bahan tradisional Indonesia.

BACA JUGA:Zyta Delia Ramaikan Kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Spesial Terbaru

3. SIKIE PURNOMO

Sikie Purnomo merupakan desainer mode dan makeup artist (MUA) ternama asal Indonesia nan dikenal melalui karyanya dengan modis dan elegan. Karya-karyanya dikenal mewah namun tetap nyaman untuk iklim tropis. Ia juga memperkenalkan karyanya hingga ke Jerman. Sikie Purnomo tercatat acap berkolaborasi dengan banyak selebritas dan merek lokal, serta pernah berpartisipasi dalam ajang fashion internasional. Sikie Purnomo meninggal dunia pada 31 Mei 2023. 

4. RAMLI

Ramli (Ramli Kartowidjojo) merupakan desainer mode legendaris Indonesia nan dikenal luas karena dedikasinya dalam mengangkat kekayaan budaya lokal ke kancah fashion dunia. Ia dikenal sebagai pelopor penggunaan kain tradisional, terutama bordir dan sulam, sebagai elemen utama dalam rancangan busana modern. 

Selama lebih dari 35 tahun berkarier, Ramli konsisten menggunakan wastra (kain tradisional) Indonesia di jagad mode internasional. Tidak hanya itu, ia juga dijuluki sebagai "maestro bordir" karena kemampuannya menciptakan detail Sulaman sangat halus dan bernilai seni tinggi pada busana karyanya.

Ramli meninggal dunia pada 23 Januari 2013 di usia 58 tahun di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, setelah berjuang melawan penyakit kanker.

BACA JUGA:Zyta Delia Ramaikan Kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Spesial Terbaru

5. ANNE RUFAIDAH

Anne Rufaidah (1962–2020) merupakan perancang busana muslim sekaligus pelopor fashion muslimah di Indonesia. Alumnus FSRD ITB ini dikenal konsisten merancang busana muslim nan modis namun syar'i sejak era 1980-an, di saat penggunaan jilbab masih dibatasi di masa Orde Baru. Ia berperan penting dalam mempopulerkan tren busana muslimah di Indonesia. Anne Rufaidah sempat menerbitkan buku "Anggun Berkerudung di Segala Kesempatan" dan "Padu Padan Busana Muslim untuk Remaja". 

Anne Rufaidah meninggal dunia pada 9 Juli 2020 dalam usia 58 tahun di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

6. RAIZAL RAIS

Raizal Rais (4 Juni 1957 – 30 Januari 2021), akrab disapa Buyung Rais atau Om Boeyoenq, merupakan perancang busana muslim Indonesia, serta penggiat wastra Nusantara (tenun dan batik). Buyung Rais juga aktif di Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) sebagai Kepala Humas. Ia dikenal sebagai pionir batik Minang (Batik Tanah Liek) dan pendiri Indonesia Ethnic Designer Community (IEDC), sebuah wadah bagi perancang busana nan fokus pada kekayaan budaya lokal.

Meskipun mengalami kebutaan selama 11 tahun terakhir akibat penyakit gula, Buyung Rais tetap berkarya dan berpartisipasi dalam peragaan busana, termasuk Virtual Trunk Show Borneo Fashion Bration.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: