Perkuat Komando Operasi, Pasukan Marinir 1 Resmikan Batalion Zeni Tempur dan Konstruksi di Cilandak

Perkuat Komando Operasi, Pasukan Marinir 1 Resmikan Batalion Zeni Tempur dan Konstruksi di Cilandak

Danpasmar 1 Mayjen (Mar) Ili Dasili menyerahkan tunggul Yonzikon 1 Marinir kepada Letkol (Mar) Maykel Indra Nandar saat peresmian satuan di Cilandak, Jakarta.-ist-

JAKARTA, DISWAY.ID– Korps Marinir TNI Angkatan Laut secara resmi memperkuat struktur organisasi tempurnya dengan membentuk dua satuan baru di jajaran Pasukan Marinir (Pasmar) 1.

Peresmian Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 1 dan Batalion Zeni Konstruksi (Yonzikon) 1 ini menjadi langkah strategis militer dalam menjawab tantangan pertahanan yang kian kompleks di wilayah barat Indonesia.

Upacara peresmian dan pengukuhan komandan satuan berlangsung khidmat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026).

BACA JUGA:Resmi! Ini Daftar 14 Pemain Timnas Futsal Indonesia untuk ASEAN Futsal Championship 2026 di Thailand

Komandan Pasmar (Danpasmar) 1, Mayjen (Mar) Ili Dasili, memimpin langsung prosesi pengukuhan Letkol (Mar) Maykel Indra Nandar sebagai Komandan Yonzikon 1 Marinir yang pertama.

Pembentukan kedua batalion teknis militer ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan penataan organisasi Korps Marinir sesuai dengan peraturan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Langkah validasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan dukungan teknik militer dalam setiap pergerakan pasukan baret ungu.

"Penguatan unsur Zeni ini sangat krusial untuk mendukung pelaksanaan tugas Pasmar 1 agar lebih optimal, baik dalam operasi tempur maupun operasi selain perang," ujar Mayjen (Mar) Ili Dasili dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/4/2026).

Yonzipur 1 dan Yonzikon 1 nantinya akan beroperasi di bawah komando taktis Resimen Zeni (Menzeni) 1 Marinir. Fokus utama kedua satuan ini dibagi dalam dua spesialisasi krusial:

  • Yonzipur 1: Bertanggung jawab pada bantuan tempur di lapangan, termasuk mobilitas dan kontra-mobilitas pasukan di garis depan.
  • Yonzikon 1: Berfokus pada dukungan teknis konstruksi bangunan militer, perbaikan infrastruktur strategis, dan instalasi teknis di daerah penugasan.

"Kehadiran dua batalion ini membuat Pasmar 1 semakin adaptif dan siap menghadapi berbagai spektrum tantangan tugas di masa mendatang. Struktur organisasi yang solid adalah kunci menjaga kedaulatan negara," tegas Ili Dasili.

BACA JUGA:Kemenhaj Lepas Ekspor Perdana 100 Ton Bumbu dan Makanan Siap Saji untuk Jemaah Haji 2026

Penambahan kekuatan ini sekaligus mempercepat distribusi dukungan teknik militer di wilayah barat Indonesia, memastikan Korps Marinir tetap memiliki kesiapan personel yang tinggi dalam merespons segala bentuk ancaman keamanan nasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait