Sejarah Hari Angkutan Nasional 2026, Berawal dari Gerobak Sapi

Sejarah Hari Angkutan Nasional 2026, Berawal dari Gerobak Sapi

Ilustrasi: Sejarah Hari Angkutan Nasional 2026, Diperingati Setiap 24 April-Istimewa-

Lalu, Zidousha Sokyoku menjadi Djawatan Angkoetan Darat.

Keduanya sama-sama berada di bawah manajemen Departemen Perhubungan Republik Indonesia.

Di mana kala itu, armadanya sudah berupa angkutan motor.

BACA JUGA:Pramono Gandeng Shenzhen Kembangkan Kawasan TOD Jakarta, Ciptakan Transportasi Terintegrasi

Pada tahun 1946, berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan RI NO.01/DAM/46, Djawatan Pengangkoetan dan Djawatan Angkoetan Darat digabung menjadi satu lembaga bernama Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia (DAMRI).

Kemudian, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 233 Tahun 1961 tentang Pendirian Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara Angkutan Motor Damri, DAMRI ditetapkan sebagai Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara (BPUN).

Di tahun 1965, barulah DAMRI ditetapkan sebagai sebuah Perusahaan Negara.

Hampir dua dekade, DAMRI beralih status menjadi Perusahaan Umum (Perum).

Perkembangan selanjutnya, status DAMRI yang beralih jadi Perum disempurnakan lewat Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2002.

BACA JUGA:Kesiapan SDM Optimalkan Fitur Fuso Dukung Kebijakan Pemerintah Tingkatkan Efisiensi Transportasi Logistik

Selanjutnya taun 2018, ada pembaruan peraturan lewat Peraturan Pemerintah No.31 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum DAMRI. Hingga di kemudian hari dilakukan re-branding logo DAMRI.

Pembaruan tersebut juga diikuti dengan transformasi yang dilakukan oleh DAMRI.

Mulai dari armada baru yang memiliki teknologi tinggi, layanan fokus pada pelanggan serta inovasi bisnis.

Dapat disimpulkan bahwa peran DAMRI dalam sejarah Hari Angkutan Nasional cukup siginifikan.

Menjadi tulang punggung transportasi umum di Indonesia, DAMRI telah banyak berkontribusi besar dalam menyediakan aksesibilitas dan mobilitas bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait