Basarnas Special Group Diterjunkan Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan Basarnas Special Group untuk mengevakuasi korban tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur-Disway.id/Dimas Rafi-
Dengan kejadian tersebut mengakibatkan 74 orang mengalami luka-luka dan sejumlah dilarikan ke tiga rumah sakit umum daerah (RSUD).
BACA JUGA:Penampakan Gerbong Wanita KRL Hancur Ditabrak Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
"Posisi terakhir 59 (korban luka) dirawat di RSUD, 12 RS Primaya dan 3 di RS Bela," ucap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di lokasi pada Selasa, 28 April 2026 dini hari WIB.
Selain itu, puluhan orang mengalami luka-luka akibat insiden
Melihat adanya korban jiwa membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) langsung melarikan para orang tewas ke RSUD.
"Di RSUD 3 (korban tewas) dan RS Bella 1 (jenazah)," kata dia.
Menurut Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba penumpang tak ada korban jiwa di dalam rangkaian KA Argo Bromo Anggrek.
"Dan 240 penumpang Argo Bromo Anggrek semuanya selamat," ujar Anne.
Anne juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan pusat informasi untuk memudahkan keluarga korban mencari kerabatnya.
Selain itu, lanjut Anne, sudah mencantumkan nomor darurat atau contact center posko dengan nomor 121.
"Ini kami juga menyiapkan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur supaya keluarga dapat menghubungi kamu juga baik melalui cintack center 121 mahpun melalui info posko di Stasiun Bekasi Timur," papar dia.
Anne juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut dan memohon maaf akibat kecelakaan akibat empat orang tewas.
"Kami mengucapkan duka cita yang mendalam dan kami mohon maaf sekali atas kejadian pada hari ini," pungkas Anne.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: