Kedekatan Prabowo dan Teddy Dipertanyakan, Hubungan yang Dinilai Tak Hanya Sekadar Loyalitas
Tak hanya Mantan Ketua MPR Amien Rais, sejumlah pihak memang menyoroti peran dan kedekatan hungan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto.--Instagram Agung Surahman
JAKARTA, DISWAY.ID - Tak hanya Mantan Ketua MPR Amien Rais, sejumlah pihak memang menyoroti peran dan kedekatan hungan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam podcast Forum Keadilan TV, Pakar Intelijen Negara Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra mempertanyakan hubungan Teddy dan Prabowo dalam konteks kedekatan seperti apa dan apa yang melatarbelakanginya.
Ia menilai jika Prabowo sebagai presiden tidak terusik dengan peran Teddy yang begitu berlebihan, tentu itu menjadi hal yang mengganjal.
“Tapi kalau saya melihat, ketika presiden tidak terusik dengan sikap Tedi yang seperti ini, artinya presiden hanya sekadar menjadi pemangku “kerajaan” yang nantinya akan mengantar Gibran sebagai putra mahkota untuk merebut kekuasaan, dan tidak menutup kemungkinan kemudian Tedi juga akan dijadikan wakil presiden,” katanya menyebut juga kemungkinan Teddy disiapkan untuk mendampingi Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2029.
BACA JUGA:Respon Gojek dan Grab Usai Prabowo Minta Potongan Komisi Ojol di Bawah 10 Persen
Ia menilai kedekatan Prabowo dan Teddy seolah menjadi skenario besar ketika presiden juga tidak terusik dengan sikap Teddy.
“Karena dianggap bahwa apa yang dilakukan Tedi itu semata-mata untuk mengamankan presiden, juga mengamankan Gibran. Hmm, betul. Walaupun akan terjadi gesekan,” tuturnya.
Host bertanya, seperti apa dalam konteks hubungan antara Prabowo dengan Teddy hari ini, apakah ini soal loyalitas atau apa?
“Nah, itu tadi. Kalau kita lihat, posisi seorang gatekeeper di beberapa negara juga sebagian karena loyalitas yang tidak diragukan, juga karena ideologi. Tapi dalam kasus Teddy dengan Prabowo ini memang ada kedekatan yang saya juga belum bisa melihat seperti apa latar belakangnya. Karena Teddy itu begitu intens mengatur Prabowo dari hari ke hari, dari bulan ke bulan. Ini semua berada di tangan Teddy,” katanya.
BACA JUGA:Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kembali Sindir Prabowo, MBG Bermanfaat atau Tidak?
Ia menegaskan kedekatan Prabowo dan Teddy bukan hanya sekadar loyalitas.
“Nah, ini perlu pendalaman. Kedekatannya seperti apa sih? Kalau cuma sekadar pendekatan loyalitas, saya pikir tidak juga. Seharusnya Teddy menaruh loyalitas besar kepada Jokowi, karena dialah yang mengangkat Teddy awalnya. Tapi pendekatan ideologi juga tidak. Atau mungkin ini karena pendekatan pragmatisme, kita bisa lihat,” jelasnya.
Artinya begini, lanjutnya, kalau pendekatan ideologi, mungkin Teddy hanya mampu membatasi presiden pada hal-hal yang sangat strategis. Tapi pada hal-hal keseharian, Teddy juga punya kewenangan untuk mengatur presiden.
“Termasuk mengatur rombongan yang ikut dalam rombongan presiden. Iya, termasuk mengatur siapa yang bisa ikut rapat dengan presiden. Dan kadang kala juga banyak yang merasa tersisihkan, yang seharusnya bisa terlibat dalam rapat-rapat terbatas, dan itu juga terjadi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: