Klinik Anak AP & AP Pediatric melalui Growth and Diabetes Center Rayakan HUT ke-12, Dukung Pelayanan Holistik
Menginjak tahun ke-12 Klinik AP & AP yang baru saja merayakannya pada Selasa, 5 Mei 2026 terus memberikan pelayanan secara optimal dan holistik serta perhatian khusus dalam penanganan tumbuh kembang buah hati mulai dari pencegahan hingga pengobatan.--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Masalah kesehatan anak merupakan hal yang sensitif dan perlu mendapatkan perhatian dan keterampilan khusus dalam penanganannya, tumbuh kembang buah hati adalah yang terpenting bagi orang tua dan terus dievaluasi secara terus berkala, agar anak tumbuh dengan normal, baik dan sehat.
Menginjak tahun ke-12 Klinik AP & AP yang baru saja merayakannya pada Selasa, 5 Mei 2026 terus memberikan pelayanan secara optimal dan holistik serta perhatian khusus dalam penanganan tumbuh kembang buah hati mulai dari pencegahan hingga pengobatan.
Klinik AP & AP memberikan pelayanan kesehatan anak berbasis spesialisasi terus berkembang, termasuk dalam penanganan penyakit tidak menular seperti diabetes dan gangguan hormon.
BACA JUGA:Tantangan Parenting Modern Makin Kompleks, Kolaborasi Sekolah Jadi Kunci
Klinik khusus anak menghadirkan pendekatan terpadu untuk mendeteksi dan menangani berbagai kelainan endokrin dan genetik sejak dini.
Memiliki tim dokter yang berdedikasi, sangat mengerti dan memahami kebutuhan buah hati dengan didukung Dokter spesialis endokrin anak, dokter spesialis anak, dokter umum dan dietfisian, berkomitmen memberikan pemeriksaan yang sesuai bagi setiap anak.
Meskipun terkendala masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan anak, terutama untuk penyakit yang tidak selalu menunjukkan gejala awal yang jelas.
BACA JUGA:Mengenal Co-Parenting yang Diterapkan Raisa dan Hamish Daud Pasca Gugat Cerai, Baik untuk Anak?
Banyak orang tua, belum menyadari anak juga bisa mengalami diabetes atau gangguan hormon yang memengaruhi pertumbuhan dan pubertas.
Dengan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari wawancara medis, analisis laboratorium, hingga tes lanjutan seperti pemeriksaan antibodi dan genetik, klinik berupaya memastikan diagnosis yang akurat.
Pendekatan ini memungkinkan deteksi kondisi seperti gangguan pertumbuhan akibat kekurangan hormon, kelainan kromosom, hingga gangguan pubertas.
Prof. Aman Pulungan, Dokter & Pakar Endokrin Anak mengatakan,“Banyak kasus yang awalnya dianggap masalah biasa, seperti tubuh pendek atau keterlambatan pubertas, ternyata berkaitan dengan gangguan hormon atau genetik,”
"Melalui diagnosis, terapi yang diberikan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, termasuk terapi hormon jika diperlukan. Penanganan juga mencakup aspek lain seperti obesitas anak, yang menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis di masa depan,"ujar Prof. Aman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: