Ada 10 Titik Pengerjaan Jalan di Kota Bandung, Simak Lokasinya

Jumat 08-05-2026,17:57 WIB
Reporter: Hariri |
Ada 10 Titik Pengerjaan Jalan di Kota Bandung, Simak Lokasinya

Kepala Dinas Sumber Daya Alam dan Bina Marga (DSDABM) Rizki Kusrulyadi menyampaikan saat ini ada pengerjaan jalan di kota Bandung ada 10 titik-Istimewa-

BANDUNG, DISWAY.ID - Kepala Dinas Sumber Daya Alam dan Bina Marga (DSDABM) Rizki Kusrulyadi menyampaikan saat ini ada pengerjaan jalan di kota Bandung ada 10 titik.

Kata Rizki untuk yang kontraktual sedang berjalan tahap satu ini ada 10 ruas jalan atau 10 paket pekerjaan.

BACA JUGA:Konsultasi ke KPK, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Jangan Sampai Dikotori Korupsi

'Itu yang sudah selesai baru paket yang di jalan Sunda. Yang sedang berprogres ini jalan Tamansari, Sulanjana, Dago Wastukencana ya, Cihampelas, kemudian Sukaraja - Gunung Batu, nah ini sedang berprogres," jelas Rizki di balai kota.

"Untuk yang berprogres itu kata dia, mulai tahapan awal pengerjaan di lapangan, baik itu perbaikan saluran hingga overlay nya finalisasi," tegasnya lagi seraya membenarkan jalan tersebut di hotmix.

Sedang untuk tahap dua, kata Rizki ada 11 paket dan tahap tiga ada sekitar 12 - 13 paket. 

"Kemarin seharusnya tahap 1 ini 11 tapi satu paket kerjaan gagal lelang," tuturnya.

BACA JUGA:Evaluasi LKPJ Disorot, DPRD Tekankan Rekomendasi untuk Perbaikan RKPD 2027

Pengerjaan sendiri kata dia harus dilakukan dimalam hari agar tidak terlalu menganggu arus lalulintas. Pasalnya arus lalu lintas malam hari tidak sepadat siang hari sehingga mobilitas warga tidak terganggu. 

Pengerjaan memang terpantau cuaca, namun selama proses penghamparan tidak hujan maka pengerjaan jalan bisa dilakukan kendati cuaca.

"Itu situasional sekali dan pihak pelaksana juga sudah sangat paham lah, kalau misal dia hujan atau tidak hujan proses penggelarannya itu akan seperti apa. Apakah akan ditunda beberapa jam, atau kah seperti apa sehingga ini penghamparan bisa dilakukan. Karena campurannya kan tidak boleh terlalu banyak air ya," bebernya.

Lanjutnya perbaikkan itu bersifat kontraktual. Ada juga yang perbaikan sifatnya rutin yang dilakukan oleh UPT, dan itu biasanya untuk perbaikan yang retak dan berlubang.

"Seperti itu karena kalau untuk dilakukan penghamparan kan tentunya membutuhkan biaya besar dan itu harus kontraktual. Untuk jalan Pemkot Bandung menganggarkan 300 miliar," ujarnya.

Masih kata dia anggaran itu untuk perbaikan, pemeliharaan berkala, dan  pemeliharaan rutin. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait