Menhaj Lepas Keberangkatan Musrif Diny, Perkuat Bimbingan Ibadah Haji 2026

Selasa 12-05-2026,22:52 WIB
Menhaj Lepas Keberangkatan Musrif Diny, Perkuat Bimbingan Ibadah Haji 2026

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf -ist-

MADINAH, DISWAY.ID-- Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, melepas keberangkatan Musrif Diny di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (12/5/2026).

Keberangkatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan bimbingan ibadah bagi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Dalam arahannya, Menhaj menegaskan bahwa Musrif Diny memiliki peran strategis sebagai konsultan ibadah yang memastikan jemaah mendapatkan pendampingan manasik yang benar, sahih, dan menenangkan.

BACA JUGA:Dua WNI Ditangkap karena Penipuan Haji Palsu, Kadaker Madinah: Jangan Coba-Coba Tanpa Visa

“Musrif Diny bukan sekadar pendamping ibadah, tetapi penjaga kualitas manasik jemaah. Mereka memiliki tugas mulia untuk memastikan ibadah haji dilaksanakan secara sahih, tertib, dan tetap memberi kemudahan bagi jemaah sesuai prinsip syariat,” ujar Menhaj.

Menurutnya, kehadiran Musrif Diny menjadi penguat pilar pertama Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual. Dua pilar lainnya adalah sukses ekosistem ekonomi haji dan sukses peradaban.

Oleh karena itu, para Musrif Diny dituntut tidak hanya menguasai teknis manasik, tetapi juga mampu memberikan bimbingan yang mencerahkan dan memperkuat kesadaran spiritual jemaah.

BACA JUGA:Jemaah Haji Tertua Mbah Mardijiyono Diberangkatkan ke Makkah, Tidak Turun Bus di Bir Ali

Menhaj juga menekankan pentingnya pemahaman fiqh taisir (fikih kemudahan) dalam bimbingan ibadah. Hal ini sangat relevan mengingat kondisi jemaah Indonesia yang beragam, termasuk lansia dan jemaah berkebutuhan khusus.

“Jemaah kita tidak semuanya berada dalam kondisi fisik yang sama. Di sinilah Musrif Diny harus hadir dengan pemahaman fikih yang kokoh, tetapi tetap adaptif dan memberi solusi,” tegasnya.

Skema-skema khusus seperti Safari Wukuf, Murur di Muzdalifah, dan Tanazul di Mina juga memerlukan penjelasan yang tepat agar jemaah tidak ragu dalam melaksanakan ibadahnya.

Menhaj berpesan agar para Musrif Diny menjaga integritas, kesabaran, dan keikhlasan.

BACA JUGA:Suhu di Makkah-Madinah Tembus 42 Derajat, Jemaah Diminta Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji

“Bimbinglah jemaah dengan ilmu, layani dengan hati, dan jadikan setiap pendampingan sebagai bagian dari pengabdian kepada umat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: