Air Mata Jumariyah Saat Melihat Ka’bah, Jemaah Lansia Asal Maros yang Nabung Puluhan Tahun
Jumariyah saat ditemui MCH di Asrar al Tayseer Hotel, Makkah.-MCH Kemenhaj 2026-
MAKKAH, DISWAY.ID-- Dada Jumariyah berdebar kencang saat memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu (10/5/2026). Air matanya langsung tumpah saat pandangannya jatuh pada Ka’bah yang megah terbungkus kiswah hitam.
“Saya senang bisa melihat Ka’bah,” ucapnya lirih, seraya berulang kali mengusap air mata dengan ujung kerudungnya saat ditemui MCH di Asrar al Tayseer Hotel, Makkah, Minggu (17/5)
Jumariyah, jemaah haji lansia asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kini berusia lebih dari 70 tahun.
BACA JUGA:Kemenhaj Hormati Keberagaman Fikih dalam Pembayaran Dam Haji 2026
Ia hidup sebatang kara selama puluhan tahun setelah berpisah dengan suaminya. Setiap hari ia mengurus sawah 15 are miliknya dan kebun tetangga untuk menyambung hidup sekaligus menabung untuk berhaji.
“Dulu saya kumpul uang sedikit-sedikit di ember. Kalau dapat Rp110 ribu, saya simpan Rp50 ribu,” ceritanya sederhana.
Ia mendaftar haji sejak 2011, namun baru diberangkatkan pada 2026. Selama menunggu, ia tak pernah absen mengikuti lebih dari 80 kali manasik haji, meski lokasinya sekitar 15 km dari rumahnya.
Semangat dan kesederhanaannya membuatnya terpilih sebagai Ikon Haji 2026 oleh Kementerian Haji dan Umrah RI, bahkan menjadi bagian dari promosi internasional Arab Saudi.
BACA JUGA:Jemaah Mandiri Bontang Khusyuk Jalankan Ibadah Haji Tanpa KBIHU
Di Madinah, Jumariyah sempat berada di Raudhah. Di Makkah, ia sudah tiga kali melaksanakan umrah (satu wajib dan dua sunnah).
Kondisinya tetap bugar dan semangat, bahkan sering menjadi yang paling lincah di antara rombongan.
“Di tanda pengenalnya bersih, tidak ada tanda merah (sakit),” ujar Ketua Kloter UPG 14, Sitti Hawaisyah.
Rahasia kesehatannya sederhana. Bekerja di sawah setiap hari, banyak minum air putih, dan menjaga pikiran agar tidak stres. “Saya paling suka makan udang,” katanya sambil tersenyum.
Kini, Jumariyah bersiap menghadapi wukuf di Arafah. Di sana, ia akan menyampaikan segala kerinduan dan doa yang telah dipendam selama puluhan tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: