Panas Tinggi Itu Ternyata Neuroblastoma

Panas Tinggi Itu Ternyata Neuroblastoma

Mashudi, Direktur Operasional, Pemberitaan, dan Jaringan Disway.id-disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Hari Rabu lalu, pukul 14.39, pesan masuk ke WhatsApp.

Kalimat pembukanya langsung membuat hati seperti berhenti sejenak.

Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kabar duka datang.

BACA JUGA:Ancaman Diabetes yang Berujung Cuan

Setelah dibaca, saya cukup terkejut. Yang meninggal ternyata putri dari Ail Muldi.

Kawan, dosen, yang juga Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Untirta. Usianya baru tujuh tahun.

Namanya: Kinara Shabira Ulya.

Yang langsung muncul di benak saya justru pertanyaan sederhana: sakit apa? Peristiwa apa? Karena usianya masih sangat belia. Anak-anak.

Belum sempat pertanyaan itu terjawab, telepon berdering. Panggilan masuk dari sahabat saya, Agung. Saat diangkat, ternyata sama.

BACA JUGA:Saat Lidah Melampaui Akal

Menyampaikan kabar duka tentang kepergian ananda Kinara. Putri ketiga pasangan Ail Muldi dan Radita Phitaloka.

Saya baru bisa datang esok harinya. Tidak sempat mengantar Kinara ke peristirahatan terakhir. Kinara telah dimakamkan sekitar pukul empat sore sehari sebelumnya.

Di sela suasana takziah, saya mencoba mencari tahu tentang sakit yang dialami Kinara.

“Anak saya kena penyakit langka. Namanya neuroblastoma,” kata Ail.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: