Senyumnya Tetap Disanjung Prabowo saat Dolar Naik, Purbaya Santai: Enggak Apa-Apa Nanti Diperbaiki

Senin 18-05-2026,12:37 WIB
Senyumnya Tetap Disanjung Prabowo saat Dolar Naik, Purbaya Santai: Enggak Apa-Apa Nanti Diperbaiki

Presiden Prabowo Subianto menganggap semua kondisi ini baik-baik saja selama Purbaya masih tersenyum. --Fajar Ilman

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Purbaya Yudhi Sadewa tetap santai di tengah kenaikan harga Dolar dan anjloknya IHSG. 

Apalagi baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto menganggap semua kondisi ini baik-baik saja selama Purbaya masih tersenyum. 

“Mana Purbaya? Populer sekali ya Purbaya ini. Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja enggak usah kalian khawatir itu. Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar,” ujar Prabowo saat berpidato di Jawa Timur baru-baru ini. 

BACA JUGA:Chef Arnold Umumkan Kenaikan Harga Daging di Restorannya, padahal Prabowo Santai ‘Mau Dolar Berapa Ribu Kek’

Purbaya bersikap santai soal tekanan jual besar-besaran membuat IHSG tersungkur 138 poin atau minus 2,06 persen ke level 6.584 saat bel pembukaan dibunyikan. 

Menurutnya, gejolak di pasar keuangan itu merupakan sentimen jangka pendek, dan bisa segera diperbaiki.

"Enggak apa-apa, nanti kita perbaiki. Sekarang fondasi ekonominya bagus. Itu masalah sentimen jangka pendek," katanya usai mendampingi Prabowo dalam penyerahan alutsista di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin, 18 Mei 2026.

BACA JUGA:Rupiah Makin Masuk Jurang ke Rp17.674 terhadap Dolar AS, IHSG Megap-Megap

Melihat itu, Purbaya berharap para pelaku pasar tidak perlu terlalu khawatir secara berlebihan. Terlepas perdagangan pagi ini berada di level Rp 17.658 per dolar AS.

Ia menegaskan pemerintah akan tetap fokus menjaga kondisi ekonomi agar tetap kuat, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional tidak terganggu meski pasar keuangan sedang bergejolak.

"Saya fokus jaga fondasi ekonomi dengan memastikan pertumbuhan ekonomi tidak terganggu," pungkasnya.

BACA JUGA:Usai Pidato Prabowo soal Dolar, Pernyataan BJ Habibie Kembali Viral saat Stabilkan Rupiah Anjlok Rp16.000

Dalam hal ini, kata Dia, Indonesia juga akan masuk ke bond market yang lebih signifikan yang dimulai hari ini.

"Sehingga pasar obligasi terkendali," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: