Masih Lemah, IHSG Sesi I Terjun Tajam ke Level 6.387

Selasa 19-05-2026,13:52 WIB
Masih Lemah, IHSG Sesi I Terjun Tajam ke Level 6.387

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menurun tajam hingga menyentuh level di bawah 6.000 pada penutupan Sesi I, Selasa, 19 Mei 2026-Disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati sempat menguat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (19/05) pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menurun tajam hingga menyentuh level di bawah 6.000 pada penutupan Sesi I.

Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi I perdagangannya dengan terkoreksi tajam sebanyak 211,68 poin atau sebesar 3,21 persen ke level 6.387,56. 

BACA JUGA:Video Sosok Putih Mirip Pocong Gegerkan Warga Sukadiri Tangerang, Malah Ditantangin: Gue Tempeleng Lo!

Pelemahan ini sendiri diketahui jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan angka pada pembukaan perdagangan pada Senin (18/05) pagi ini, yang dibuka dengan menguat tipis sebanyak 0,42 persen ke level 6.571,47.

Fluktuasi Harga Komoditas jadi Alasan

Sementara itu menurut hasil analisis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, berbagai ketidakpastian yang dihadapi perekonomian global sendiri masih menjadi alasan utama dari sentimen negatif yang ada di pasar modal.

"Sentimen negatif disebabkan oleh berbagai ketidakpastian, mulai dari fluktuasi harga komoditas, pergerakan nilai tukar, hingga tensi geopolitik di Timur Tengah," jelas Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, pada Selasa (19/05).

Kendati begitu, data PT Reliance Sekuritas Indonesia juga menunjukkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk hammer (reversal pattern), masih di bawah MA5 dan MA20, namun indikator Stochastic golden cross pada area oversold. 

BACA JUGA:BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI Bersama WNA oleh Militer Israel saat Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG diperkirakan akan kembali mengalami penguatan.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,538 dan resistance pada level 6,671 dengan kecenderungan menguat," ucap Priyambada.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: