KKP Gandeng DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) gandeng DANA cegah sampah bocor kelaut melalui kampanye bahaya serta pentingnya memilah sampah yang terus digencarkan ke masyarakat untuk mengurai persoalan ini sejak dari hulu.-dok disway-
Pihaknya mengakui persoalan sampah dapat mempengaruhi ekonomi suatu negara, sehingga perlu kerjasama semua pihak untuk menyelesaikannya.
BACA JUGA:Castle Farms Madinah, Pemasok Kurma Ajwa Terbesar ke Berbagai Negara
“Kami dapat informasi bahwa pencemaran sampah ini dapat membuat penghasilan nelayan berkurang sampai 30 persen. Ini tentu akan berpengaruh juga dengan ekonomi digital,” ungkapnya.
Pandangan bahwa persoalan sampah merupakan masalah kompleks juga disampaikan oleh Founder & CEO of Seven Clean Seas Tom Peacock-Nazil.
Tom yang terlibat langsung di lokasi aksi bersih sampah di Pantai Petitenget menyebut pencemaran sampah memang perlu ditangani secara bijak agar tidak menimbulkan masalah lain.
Dia mencontohkan, penanganan sampah dengan cara dibakar dapat mengakibatkan masalah kesehatan. Beruntung pemerintah telah melarang praktik tersebut, namun di sisi lain terjadi penumpukan sampah-sampah yang tidak dapat didaur ulang.
“Saya sebenarnya mendukung pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) kedua. TPA itu dapat memberi kita waktu sekitar 10 tahun. Dalam waktu tersebut kita bisa membangun fasilitas waste-to-energy, menarik investasi, dan bekerja sama dengan PLN. Langkah-langkah tersebut dapat membantu menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: