Dilarang Bakar, Mahasiswa UBK Tegang saat Polisi Rampas Ban!

Senin 15-06-2026,17:27 WIB
Dilarang Bakar, Mahasiswa UBK Tegang saat Polisi Rampas Ban!

Mahasiswa yang berunjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, bersitegang dengan aparat kepolisian saat dilarang membakar ban pada Senin, 15 Juni 2026.--Cahyono

Salah satu orator dari Universitas MH Thamrin, menilai jika program MBG hanya membuang-buang APBN yang tidak memihak terhadap rakyat kecil.

Sementara program KDMP lanjut dia terbukti mekanismenya amburadul yang juga merugikan APBN.

"MBG dan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), kami meyakini bahwa adanya MBG itu tidak berpihak kepada rakyat. Maka kami melihat adanya perputaran ekonomi dari APBN hanya kelas menengah," kata orator dari atas mobil komando.

BACA JUGA:Dinilai Untungkan Vendor, Mahasiswa Demo Tuntut Prabowo Hentikan MBG

Adapun ratusan mahasiswa dari BEM UBK sebelumnya memaksa merangsek ke kawasan Istana Presiden saat berunjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Pantauan Disway.id di lokasi, massa aksi tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan sekira pukul 14.41 WIB.

Mereka yang tiba dengan satu mobil komando (mokom) memaksa menerobos blokade puluhan aparat kepolisian yang bersiaga di samping gedung Bank Syariah Indonesia (BSI).

Akibatnya sempat terjadi ketegangan antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan aksi.

BACA JUGA:Wamenkum Klaim KUHP Baru Lindungi Hak Unjuk Rasa

Lemparan botol plastik dan siraman air mineral terlihat saat kedua belah pihak beradu argumen.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa aksi dan aparat keamanan.

Aparat kepolisian pun tampak bernegosiasi dengan massa aksi agar tidak memaksa menerobos blokade petugas.

Namun, orator terus membakar semangat massa aksi agar berani mendobrak barisan aparat kepolisian.

"Tabrak!" seru salah satu massa aksi dari atas mokom.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: