Teruji di Medan Perang Ukraina, Drone Ini Mampu Intai Objek hingga 100 Km
Pengembang sistem tak berawak asal Denmark, Sky-Watch, memperkenalkan drone jarak jauh terbaru bernama RQ-70 Dainn yang diklaim mampu menjalankan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian hingga 100 kilometer dari garis depan.--istimewa
Hasilnya adalah kemampuan intelijen, pengawasan, pengintaian yang andal dan berkelanjutan di lingkungan operasional berisiko tinggi, dengan sistem yang dirancang agar tetap efektif digunakan oleh operator pada lingkungan yang penuh tekanan.
Bagi Sky-Watch, pesawat tanpa awak bukanlah tujuan akhir. Yang terpenting adalah kemampuan operasional yang dihasilkannya. Karena itu, pesawat tanpa awak semata tidak pernah diposisikan sebagai solusi yang menyeluruh.
“RQ-70 Dainn dirancang sebagai sebuah sistem terpadu, di mana pesawat udara, sensor, perangkat lunak, antarmuka, serta siklus umpan balik bekerja terkonsolidasi dan terus disempurnakan berdasarkan pengalaman operasional di lapangan. Efektivitas sistem ini terletak pada kemampuannya menjadi bagian dari arsitektur digital yang lebih luas dan saling terhubung, dengan perangkat lunak yang menghubungkan sensor, pengambil keputusan, hingga sistem pelaksana operasi, hampir secara real-time. Dalam konteks peperangan modern, yang terpenting bukan lagi sekadar apa yang dapat dilihat oleh pesawat tanpa awak, melainkan seberapa cepat informasi tersebut dapat diteruskan dan seberapa efektif informasi tersebut dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan,” kata Martin Schousboe.
Kemampuan ini memberikan operator apa yang mereka butuhkan: informasi intelijen yang lebih akurat, pengambilan keputusan yang lebih cepat, serta mengurangi ketidakpastian dalam situasi yang berisiko tinggi.
“Yang terpenting bukanlah platform-nya semata, melainkan kemampuan yang dapat dilakukannya. Seberapa cepat data dapat diolah menjadi keputusan, dan seberapa cepat kemampuan dapat ditingkatkan berdasarkan pengalaman operasional di lapangan. Ketika konsekuensi dari kesalahan adalah sangat besar, keputusan yang lebih baiklah yang pada akhirnya membantu memastikan personel dapat kembali dengan selamat,” ujar Martin Schousboe.
Dibentuk oleh realitas medan peperangan
Pendekatan Sky-Watch dibangun berdasarkan realitas peperangan modern, khususnya di Ukraina, di mana sistem mereka diuji setiap hari dalam lingkungan yang terus berubah dengan cepat.
Pengembangan RQ-70 Dainn dilakukan berdasarkan umpan balik langsung dari operator di garis depan, sehingga menciptakan siklus berkelanjutan antara pengalaman di lapangan dan penyempurnaan sistem.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam dunia pertahanan, dari siklus pengadaan yang panjang menuju proses pembelajaran dan penyempurnaan yang berkelanjutan, dari platform yang berdiri sendiri menuju kemampuan yang terintegrasi, serta dari hasil yang dijanjikan menjadi bukti nyata yang telah teruji di lapangan.
Sky-Watch merupakan bagian dari perusahaan pertahanan generasi baru yang dirancang untuk menjawab realitas peperangan modern saat ini, dengan fokus untuk menghadirkan kemampuan yang tetap andal di bawah tekanan dan terus berkembang seiring perubahan keadaan di sekitarnya.
Dikembangkan di Denmark. Terbukti di Ukraina. Siap untuk menghadapi tantangan masa depan.
RQ-70 Dainn akan diperkenalkan dalam ajang Eurosatory yang diselenggarakan di Paris, Perancis pada 15-19 Juni 2026.
Produksi secara penuh diharapkan akan dimulai pada Januari 2027 dan terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya bergantung pada permintaan pasar dan pelaksanaan program.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: