Hadapi Penyakit Metabolik, APL Hadirkan Tirzepatide di Indonesia
Tirzepatide sendiri bekerja dengan mengaktivasi dua hormon inkretin alami, yaitu GIP dan GLP-1, yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mengendalikan nafsu makan dan keseimbangan energi. -Disway/Bianca Khairunisa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya dari penyakit diabetes, kekhawatiran akan penyakit metabolik pun kini juga turut menjadi sorotan penting dalam dunia kesehatan di Indonesia.
Bukan tanpa alasan. Menurut data International Diabetes Federation (IDF), diperkirakan terdapat lebih dari 20,4 juta orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes, dengan prevalensi mencapai 11,3 persen pada 2024.
BACA JUGA:Penanganan Kasus Korupsi Bea Cukai Diadukan ke Dewas KPK, Status 20 Importir Dipertanyakan
Oleh karena itulah, kondisi ini menegaskan perlunya inovasi dalam tatalaksana penyakit metabolik yang mampu menjawab kebutuhan pasien secara lebih komprehensif.
Salah satunya adalah dengan meluncurkan pengobatan Tirzepatide sebagai terapi inovatif.
Dalam penuturannya, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menyampaikan bahwa Tirzepatide sendiri bekerja dengan mengaktivasi dua hormon inkretin alami,
Yaitu GIP dan GLP-1, yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mengendalikan nafsu makan dan keseimbangan energi.
"Ini sangat dibutuhkan oleh negeri kita. Kenapa negeri ini membutuhkan? Pertama, kalau pergi ke luar negeri, untuk beli itu ongkosnya mahal, pasti harganya juga sangat mahal," jelas Taruna kepada Disway dan awak media lainnya di Jakarta.
Lebih lanjut, Taruna juga turut memaparkan bahwa Tirzepatide sendiri bekerja dengan mengaktivasi dua hormon inkretin alami, yaitu GIP dan GLP-1, yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mengendalikan nafsu makan dan keseimbangan energi.
Mekanisme kerja ganda ini juga telah menghadirkan pendekatan terapi yang lebih komprehensif dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2 maupun obesitas.
BACA JUGA:25 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 5 Juli 2026, Kesempatan Raih Hadiah Terbaru!
"Setiap obat yang memperoleh izin edar telah melalui evaluasi ilmiah yang ketat untuk memastikan keamanan, khasiat, dan mutunya. "BPOM berkomitmen untuk terus membangun ekosistem regulasi yang adaptif," tegas Taruna.
Di sisi lain, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) selaku perusahaan yang mengumumkan kehadiran tirzepatide di Indonesia pun turut menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya terhadap resmi hadirnya Tirzepatide di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: