Janji Komisi Ojol 8 Persen Belum Terasa, Driver Masih Sulit Bayar Kontrakan
Namun setelah bekerja hingga 16 jam sehari sebagai driver ojek online, harapan itu tak selalu berakhir dengan penghasilan yang cukup.--Tim Redaksi Disway
JAKARTA, DISWAY.ID - Bagi Novita (40), setiap notifikasi order yang masuk bukan sekadar panggilan bekerja, melainkan harapan agar ia bisa membayar kontrakan, menyekolahkan ketiga anaknya, hingga memenuhi kebutuhan makan keluarganya.
Namun setelah bekerja hingga 16 jam sehari sebagai driver ojek online, harapan itu tak selalu berakhir dengan penghasilan yang cukup.
Di saat pemerintah menjanjikan porsi pendapatan lebih besar bagi mitra pengemudi melalui skema komisi 8 persen, Novita mengaku belum merasakan perubahan berarti.
Penghasilannya masih pas-pasan, bahkan tak jarang ia terpaksa berutang agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.
“Kalau umur sudah di atas 40 tahun kan susah cari kerja. Akhirnya pilihannya jadi driver,” jelasnya.
BACA JUGA:Kisah Driver Ojol Jadi Saksi Hidup saat Sutrimo Terkapar, Detik-Detik Sebelum Tewas
Novita mengaku telah bekerja menjadi driver Shopefood sejak tahun 2023.
Pukul 10.00 WIB menjadi waktu awal kerja Novita dimulai.
Setelah mengurus rumah dan memastikan anak-anaknya berangkat sekolah, ibu dari 3 anak itu baru menyalakan aplikasi Shopee untuk mencari order.
Rutinitas tersebut berakhir sekitar pukul 20.00 WIB, ketika ia kembali ke rumah setelah seharian menyusuri jalanan Jakarta.
Bekerja selama 10-16 jam sehari ini, Novita mengaku mendapatkan penghasilan hingga Rp1 Juta setiap minggunya.
Namun, ia mengaku jumlah tersebut bukanlah penghasilan yang bersih.
BACA JUGA:Dasco Ungkap Perpres Ojol Hampir Rampung, Finalisasi Dijadwalkan Pekan Depan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: