Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Selasa 04-08-2026,21:47 WIB
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial menerima usulan lahan pembangunan Sekolah Rakyat dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin serta data usulan bantuan stimulan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur --Kemensos

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Sosial menerima usulan lahan pembangunan Sekolah Rakyat dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin serta data usulan bantuan stimulan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur 

Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Selasa 4 Agustus 2026.

Wakil Bupati Musi Banyuasin Abdul Rohman Husen mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

BACA JUGA:Tak Kalah dari Sekolah Favorit, Siswa Sekolah Rakyat Makassar Panen Medali di Tiga Ajang Bergengsi

“Sudah menjadi tekad kami. Dari dulu kami ingin membangun pendidikan gratis. Mudah-mudahan cita-cita itu bisa terwujud melalui Sekolah Rakyat. Kami siap mendukung agar program ini berhasil,” ujar Abdul Rohman.

Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul mengatakan usulan lahan dari Kabupaten Musi Banyuasin akan ditindaklanjuti bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui proses pengecekan dan verifikasi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

“Usulan lahan dari Kabupaten Musi Banyuasin akan segera kami koordinasikan dengan Kementerian PU. Jika seluruh persyaratan sesuai arahan Presiden terpenuhi, mudah-mudahan secara bertahap setiap kabupaten dan kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat yang mampu menampung sekurang-kurangnya 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA,” kata Gus Ipul.

BACA JUGA:Gus Ipul Tinjau Taruna Bhakti Nusantara di Sekolah Rakyat Gresik

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya mereka yang belum sekolah, putus sekolah, maupun berisiko putus sekolah.

Menurut Gus Ipul, hingga saat ini lebih dari 15 ribu siswa telah mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Tahun ini pemerintah menambah kuota sekitar 30 ribu siswa sehingga pada 2027 jumlah peserta didik ditargetkan mencapai lebih dari 45 ribu siswa.

Apabila pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana, pemerintah menargetkan kapasitas penerimaan siswa melampaui 100 ribu pada 2027, meningkat menjadi lebih dari 150 ribu pada tahun berikutnya, hingga mencapai lebih dari 500 ribu siswa pada 2029–2030.

BACA JUGA:Cerita Lia Bikin Haru, Impian Punya Seragam Baru Akhirnya Terwujud di Sekolah Rakyat

“Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Gus Ipul.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: