Khoirudin Dukung Peternakan Terpadu Dharma Jaya, Tapi Ingatkan Soal Akuntabilitas Dana

Kamis 06-08-2026,10:03 WIB
Khoirudin Dukung Peternakan Terpadu Dharma Jaya, Tapi Ingatkan Soal Akuntabilitas Dana

Khoirudin Apresiasi Pengembangan Sentra Peternakan Dharma Jaya di Banten---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat ketahanan pangan Jakarta melalui pengembangan kawasan peternakan terpadu di Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten, mendapat apresiasi dari Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Khoirudin.

Menurutnya, pembangunan sentra peternakan modern yang dikelola Perumda Dharma Jaya merupakan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan pasokan daging bagi warga Jakarta, terutama mengingat keterbatasan lahan yang dimiliki ibu kota.

"Penguatan ketahanan pangan melalui pembangunan kawasan peternakan modern merupakan terobosan yang patut diapresiasi. Jakarta membutuhkan solusi jangka panjang agar pasokan pangan, khususnya daging, tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Khoirudin dalam keterangannya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta yang menyebut pembangunan kawasan peternakan tersebut tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bagi Khoirudin, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ruang fiskal daerah sehingga anggaran daerah tetap dapat difokuskan untuk mendukung berbagai program pelayanan publik yang lebih luas.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa proyek yang dibiayai di luar APBD tetap harus mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka asal-usul pendanaan proyek tersebut agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai mekanisme pembiayaan yang digunakan.

"Karena tidak bersumber dari APBD, publik perlu mengetahui dari mana pembiayaan proyek ini berasal. Apakah menggunakan laba Perumda Dharma Jaya, kerja sama investasi, pinjaman perbankan, atau skema pendanaan lainnya. Transparansi menjadi hal yang sangat penting," tegasnya.

Sebagai anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menilai seluruh proses kerja sama, pemanfaatan aset, hingga mekanisme pengawasan harus dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari pembangunan fisik kawasan peternakan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Manfaat tersebut antara lain menjaga stabilitas pasokan daging, membantu mengendalikan harga pangan, meningkatkan kinerja Perumda Dharma Jaya, serta memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi Jakarta.

"Kami mendukung setiap inovasi yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan Jakarta. Namun, seluruh proses pembiayaan dan pelaksanaannya harus dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sehingga kepercayaan publik terhadap proyek strategis ini semakin kuat," tutup Khoirudin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: