Momen Jonatan Christie Rebut Kembali Peringkat 1 Dunia Tunggal Putra
Jojo, sapaan karibnya, usai menyingkirkan lawan-PBSI -
JAKARTA, DISWAY.ID– Jonatan Christie menutup sejarah kelam di sektor tunggal putra selama puluhan tahun setelah merebut kembali puncak tertinggi peringkat dunia.
Pasalnya, terakhir kali atlet Indonesia mampu mencapai peringkat 1 dunia pada masa kejayaan Taufik Hidayat di tahun 2000.
Kini, tahta tersebut berhasil direbut kembali oleh Jojo, sapaan karibnya, usai menyingkirkan sejumlah pesaing kuat seperti Kunlavut Vitidsarn, Shi Yu Qi, dan Chou Tien Chen dengan mengantongi 87.031 poin.
BACA JUGA:Jojo Melaju ke Kejuaraan Dunia 2026 Usai Tumbangkan Wakil Jerman
Padahal, wakil dari China seharusnya bisa mempertahankan posisi pertama bila tidak kandas pada laga pembuka kejuaraan BWF World Tour 2026.
Sedangkan wakil dari Thailand harus mengakui keunggulan jumlah poin sebesar 116 poin, membuat Kunlavut harus tergeser ke peringkat tiga dunia.
Namun, pencapaian tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu menghapus kekecewaan Jojo.
Pasalnya, status sebagai pemain nomor satu dunia justru datang ketika Jojo gagal melangkah jauh di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Jojo harus mengakhiri perjuangannya pada babak 16 besar setelah kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke, melalui pertandingan rubber game.
BACA JUGA:Pakar Pidana Wanti-wanti Kepentingan Tertentu di RUU Perampasan Aset
Kekalahan tersebut jelas menjadi pukulan bagi Jojo. Terlebih, dirinya datang ke Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan target dan persiapan yang sudah matang.
“Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga. Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya,” jelas Jojo.
Meski gagal berbicara banyak di Kejuaraan Dunia BWF 2026, pencapaian Jonatan Christie sebagai peringkat satu dunia tetap menjadi catatan penting bagi perjalanan tunggal putra Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: