Salt Bread Jadi Tren, Sunday Batch Hadirkan 22 Varian Menu di Mall Kelapa Gading
Kenalkan Konsep ‘Born from a Lazy Sunday’, Sunday Batch Hadirkan Salt Bread Artisanal---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Pasar roti dan kue di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan seiring perubahan kebiasaan konsumen. Peningkatan pendapatan yang dapat dibelanjakan serta kebutuhan terhadap makanan praktis dengan kualitas lebih baik ikut mendorong perkembangan industri bakery di Tanah Air.
Perubahan tersebut juga terlihat dari meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap produk roti artisanal. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga mencari produk dengan karakter, variasi, kualitas bahan, serta pengalaman berbeda ketika menikmatinya.
Tren makanan handmade turut memperkuat perkembangan tersebut. Pendekatan pembuatan secara langsung dengan tangan dinilai dapat membangun persepsi konsumen terhadap keaslian, identitas kultural, dan kualitas sebuah produk makanan.
Melihat peluang tersebut, Sunday Batch, jenama salt bread pendatang baru, resmi memperkenalkan produknya kepada masyarakat melalui Grand Launching di Mall Kelapa Gading, Jakarta.
Kehadiran Sunday Batch membawa konsep yang tidak hanya berfokus pada produk roti, tetapi juga pengalaman menikmati makanan sebagai comfort food di tengah rutinitas masyarakat urban.
"Sunday Batch memang lahir dari ketidaksengajaan di satu sore hari Minggu yang santai. Namun, dalam menghadirkan produk ini secara resmi ke publik, kami melakukannya dengan komitmen penuh. Kami menyempurnakan setiap detailnya secara maksimal, menggabungkan craftsmanship tinggi dari para baker berpengalaman dengan kualifikasi bahan baku terbaik. Kami ingin memastikan keajaiban resep yang tercipta secara tidak sengaja ini disajikan dalam standar kualitas kuliner tertinggi," ujar Sidney Mohede, Co-Founder Sunday Batch.
Didukung Pengalaman Dough Darlings
Di balik kehadiran Sunday Batch terdapat pengalaman panjang dari Dough Darlings, jenama donat artisanal lokal yang telah menjalani perjalanan selama 11 tahun di industri kuliner.
Dough Darlings juga telah melakukan ekspansi hingga ke Doha, Qatar. Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi dalam pengembangan Sunday Batch, terutama dalam penerapan teknik produksi dan pemilihan bahan baku.
Meski konsep awal Sunday Batch lahir dari eksplorasi yang dilakukan secara santai, proses produksi tetap dijalankan dengan standar operasional yang terjaga. Pengalaman lebih dari satu dekade Dough Darlings menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen.
Teknik Pemanggangan Jadi Kunci Tekstur Salt Bread
Salah satu perhatian utama Sunday Batch terletak pada proses pemanggangan. Untuk mendapatkan perpaduan tekstur luar yang renyah dengan bagian dalam yang tetap lembut, setiap adonan dipanggang pada suhu 180–190°C selama 12–15 menit.
Sunday Batch juga tidak menggunakan egg wash dalam proses tersebut.
Sebagai gantinya, proses pemanggangan mengandalkan lelehan mentega berkualitas tinggi yang keluar secara alami dari adonan. Proses tersebut membantu membentuk lapisan golden crust yang tipis dan renyah sekaligus menghasilkan aroma buttery yang khas.
Hasil akhirnya adalah salt bread dengan bagian luar berwarna keemasan dan tekstur renyah, sementara bagian dalam tetap lembut, buttery, serta memiliki sedikit sensasi kenyal. Rasa gurih dari garam menjadi karakter yang mengikat keseluruhan adonan.
Hadirkan 22 Varian Salt Bread
Dalam pembukaan gerai perdananya di Mall Kelapa Gading, Sunday Batch memperkenalkan 22 varian menu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: