Geger BGN Batalkan Pengadaan LED Rp535 Miliar, Sudaryono Bongkar Alasannya

Jumat 04-09-2026,10:06 WIB
Geger BGN Batalkan Pengadaan LED Rp535 Miliar, Sudaryono Bongkar Alasannya

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membatalkan pengadaan layar LED yang sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial-disway.id/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membatalkan pengadaan layar LED yang sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial.



Ia menekankan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN harus didasarkan pada kebutuhan dan asas manfaat.



Sudaryono mengatakan pengadaan LED tersebut dibatalkan setelah dirinya menjabat sebagai Kepala BGN.

BACA JUGA:Mendagri Tito Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

Menurut dia, pengadaan tersebut tidak diperlukan dan juga tidak memiliki pagu anggaran.


"Saya masuk sebagai Kepala Badan Gizi itu kemudian kami batalkan, karena memang pagu anggarannya enggak ada," kata Sudaryono di DPR RI, dikutip, Jumat, 4 September 2026.



Dia menegaskan BGN tidak ingin melakukan pengadaan hanya karena barang tersebut diinginkan.

Setiap pengadaan harus memiliki kebutuhan yang jelas dan memberikan manfaat bagi pelaksanaan program.



"Jadi kita fokus pada asas manfaat. Jadi kalau kita pengadaan tuh bukan pengadaan karena pengin, tapi pengadaan tuh karena memang diperlukan dan dibutuhkan. Sementara ini tidak dibutuhkan," tegasnya.



BACA JUGA:80-90 Persen Keracunan MBG Disebut Gegara Langgar SOP, BGN Bongkar Penyebabnya

Sudaryono juga memastikan anggaran BGN pada 2027 tidak memuat belanja modal.

Anggaran sekitar Rp240 triliun yang dikelola BGN akan diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program sesuai dengan fungsinya.

Menurut dia, tema pendidikan dalam anggaran tersebut berkaitan dengan penerima manfaat anak sekolah, sementara fungsi kesehatan berkaitan dengan kelompok sasaran 3B.



Adapun fungsi ekonomi antara lain mencakup kebutuhan operasional, perjalanan dinas, dan keperluan lainnya.



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: