Ara Ungkap Cara Baru Tangani Permukiman Kumuh, Bukan Cuma Bedah Rumah
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan penanganan kawasan permukiman kumuh harus dilakukan secara terpadu dan menyeluruh--Candra Pratama
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkap pendekatan baru dalam menangani permukiman kumuh yang tidak berhenti pada program bedah rumah.
Pemerintah kini mendorong penataan kawasan secara menyeluruh, mulai dari lingkungan, sanitasi, pengelolaan sampah hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Ara bilang, penangan tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan rumah.
BACA JUGA:Danantara Housing Expo 2026: BRI Pimpin Kolaborasi Himbara Perkuat Pembiayaan Perumahan
Tetapi juga mencakup penataan lingkungan, sanitasi, pengelolaan sampah, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Maruarar saat menjadi panelis dalam Diskusi Panel Kebijakan Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu pada Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Forum dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan diikuti oleh sejumlah kementerian atau embaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam kesempatab tersebut, Maruarar memaparkan pengalaman Kementerian PKP dalam menangani kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.
BACA JUGA:Jadi Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan
Menurut dia, penanganan di kawasan tersebut dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Mulai dari perbaikan rumah hingga penataan lingkungan.
"Di Menteng Tenggulun ada sekitar 150 rumah yang kita perbaiki. Tetapi bukan hanya rumahnya yang kita perbaiki, lingkungannya, jalannya, hingga pengelolaan sampahnya kita perbaiki," kata Maruarar, Senin.
Ia menilai keberhasilan penanganan kawasan kumuh tidak cukup diukur dari perubahan kondisi fisik bangunan.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan, termasuk melalui penguatan ekonomi warga.
BACA JUGA:Askrindo dan Bank BJB Kerja Sama Asuransi Kredit Perumahan Dukung UMKM dan Hunian
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: