Ketik Manusia Membela Tuhan
Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta-dok. Disway-
Kita menghormati orang lain karena kita sadar bahwa kehidupan bersama membutuhkan ruang bagi perbedaan.
Aku boleh yakin bahwa agamaku benar.
Tetapi keyakinanku tidak memberiku hak untuk mencabut hak orang lain.
Aku boleh teguh dalam iman.
Tetapi keteguhan iman tidak mengharuskanku membenci tetangga.
BACA JUGA:RDPU atau Deposito, Lebih Baik Parkir Dana Dimana?
Dan mungkin di situlah inti peradaban:
bukan ketika semua manusia mempunyai keyakinan yang sama, melainkan ketika manusia yang berbeda keyakinan masih mampu duduk bersama, makan bersama, bekerja bersama, saling menolong, dan pulang ke rumah masing-masing tanpa rasa takut.
Sebab pada akhirnya, yang diuji bukan hanya seberapa kuat seseorang memegang agamanya.
Yang diuji adalah:
seberapa mampu agama itu membuatnya tetap menjadi manusia.
By Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: