Donny Oskaria Bantah Manajer Kopdes Berstatus Pegawai BUMN, Ini Penjelasannya
Kepala Badan Pengaturan BUMN Donny Oskaria mengklarifikasi status para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). -Disway/Anisha Aprilia-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Badan Pengaturan BUMN Donny Oskaria mengklarifikasi status para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Ia menegaskan bahwa para manajer tersebut tidak menjadi pegawai BUMN meski akan menjalani penugasan selama dua tahun.
BACA JUGA:Cara Bisnis Mengevaluasi Antom untuk Operasional Pembayaran di Indonesia
Selama periode penugasan itu, para manajer KDKMP akan berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Penempatan tersebut dilakukan untuk mendukung proses pembinaan koperasi pada tahap awal.
"Sebetulnya kan bukan pegawai BUMN ya. Nanti akan disampaikan mereka. Karena ini kan penugasan selama dua tahun, itu dibina dulu koperasi-koperasi ini," ujar Donny di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 22 September 2026.
Donny menjelaskan, Agrinas Pangan akan bertugas melakukan pembinaan terhadap koperasi dan para manajer selama masa penugasan tersebut.
BACA JUGA:Jadwal Cabor Esports Timnas MLBB Indonesia Asian Games 2026, Main Kapan?
Namun, seluruh biaya yang muncul dari pelaksanaan penugasan akan menjadi tanggungan pemerintah.
"Nanti mereka akan ditempatkan dulu di bawah Agrinas Pangan, tetapi seluruh biaya tentu biaya dari pemerintah. Jadi pembinaannya akan dilakukan oleh Agrinas Pangan," katanya.
Ia menambahkan, ketentuan mengenai mekanisme penempatan maupun status para manajer KDKMP secara lebih detail akan dijelaskan oleh pihak terkait.
Dia pun meminta awak media bertanya lebih lanjut kepada Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota terkait status manajer Kopdes.
"Silakan nanti didiskusikan sama Pak Jo, nanti Pak Jo yang akan menjelaskan mengenai structurenya gitu," imbuhnya.
BACA JUGA:Truk Pengangkut Mobil Tersangkut Kabel di Sawangan Depok, Kabel Menjuntai Sudah Seminggu
Pernyataan itu berbeda dengan yang disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: