BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen
Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti (tengah)--
JAKARTA, DISWAY.ID-- Setelah lama ditunggu-tunggu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Rabu (23/9) secara resmi memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di angka 5,75 persen.
Keputusan tersebut diumumkan secara langsung oleh Gubernur BI Destry Damayanti. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan strategi stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat.
“(Keputusan) ini diambil guna mendukung pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5±1 persen pada tahun 2026 dan 2027 serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Destry dalam sambutannya, Rabu (23/9).
BACA JUGA:Wacana Tambah Layer Cukai, Hasbullah Ingatkan Konsumen Bisa Beralih ke Rokok Lebih Murah
BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen serta suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.
Destry menambahkan, BI terus memperkuat kebijakan insentif untuk menarik aliran masuk modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA).
“Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran,” ucap Destry.
Kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat guna meningkatkan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.
BACA JUGA:Rano Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema dalam 5 Tahun: Ini Impian Saya Jadi Wagub
“Bank Indonesia mengoptimalkan seluruh instrumen moneter, termasuk memperluas kebijakan insentif untuk meningkatkan aliran masuk investasi portofolio asing, memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” tutup Destry.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: