Industri Asuransi Mulai Memanfaatkan AI Secara Aman dan Bertanggung Jawab
Prudential Indonesia menerapkan pendekatan yang seimbang dalam pemanfaatan AI, dengan memastikan setiap implementasi melalui pengawasan, evaluasi risiko, serta pengendalian yang sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.--Prudential
Sementara itu, Marshall Pribadi, Founder & Chief Executive Officer Privy, menunjukkan bagaimana perkembangan AI membuat keaslian identitas, suara, video, dan dokumen semakin penting untuk diperhatikan.
BACA JUGA:Industri Asuransi Masuk Babak Baru, AAJI Edukasi Media Memahami Standar PSAK 117
Keduanya membawa satu pesan yang sama: manfaat AI perlu didukung dengan cara penggunaan yang tepat.
Bagi Prudential Indonesia, pemanfaatan AI menjadi salah satu cara untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah diakses, dan lebih relevan bagi Nasabah.
“Bagi kami, pemanfaatan AI bukan sekadar tentang teknologi, melainkan menghadirkan kombinasi terbaik antara kecerdasan teknologi dan empati manusia untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi Nasabah. Setiap penerapannya harus kembali pada satu tujuan, yaitu memberikan manfaat yang nyata bagi Nasabah dan membantu kami melayani mereka dengan lebih baik,” ujar Pradeep.
Teknologi ini diterapkan di berbagai tahap perjalanan Nasabah, mulai dari proses pengajuan asuransi hingga layanan setelah polis dimiliki.
BACA JUGA:Industri Asuransi Masuk Babak Baru, AAJI Edukasi Media Memahami Standar PSAK 117
Prudential Indonesia percaya bahwa AI berperan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan.
Namun, keputusan yang berdampak pada Nasabah tetap melibatkan pengawasan dan penilaian manusia untuk memastikan keadilan, akurasi, dan empati dalam setiap proses.
Salah satu manfaat tersebut terlihat pada proses klaim medis di Prudential Indonesia yang memanfaatkan AI untuk membantu menganalisis pola klaim secara lebih cepat dan menyeluruh, mengidentifikasi indikasi penyalahgunaan, serta meningkatkan akurasi penilaian klaim yang tentunya didukung oleh peran human analysis dalam proses identifikasi klaim secara lengkap.
Dengan proses yang lebih efektif, Nasabah dapat memperoleh pengalaman klaim yang lebih baik tanpa mengesampingkan integritas proses.
BACA JUGA:Industri Asuransi Masuk Babak Baru, AAJI Edukasi Media Memahami Standar PSAK 117
Kebutuhan Nasabah juga tidak berhenti pada proses klaim.
Karena itu, Prudential menghadirkan SahabatPRU, sebuah AI Power Chatbot untuk mendukung tenaga pemasar dan Nasabah, agar dapat mengakses informasi seputar manfaat dan layanan produk dengan lebih cepat dan mudah.
Selain itu, Nasabah juga diberikan kemudahan lain untuk mengakses informasi polis dan melakukan berbagai transaksi secara mandiri selama 24 jam melalui aplikasi PRUServices.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: