EwasteRJ dan BRIN Teken Kerja Sama, Hadirkan Fasilitas Daur Ulang E-waste Berbasis AI
BRIN dan EwasteRJ Resmi Gandeng, Bangun Dismantling Hub E-waste Pertama di Indonesia-Risto Risanto-Disway.id
"Indonesia sudah memiliki banyak orang dengan keterampilan dan pengalaman dalam dismantling e-waste. Kami ingin membangun lingkungan yang membantu kemampuan tersebut berkembang melalui fasilitas, keselamatan, teknologi, pelatihan, dan standar kerja yang semakin baik. Kami melihat pekerjaan ini memiliki masa depan besar sebagai green jobs dan dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia," ujar Rafa dengan penuh optimisme.
Kolaborasi dengan BRIN memperkuat pengembangan tersebut melalui riset, pengembangan metode kerja, serta pengetahuan yang dapat mendukung peningkatan standar pengelolaan e-waste. Hasil yang diperoleh dari kerja sama ini diharapkan dapat menjadi fondasi penyusunan rekomendasi kebijakan dan standar pengelolaan e-waste yang lebih baik di Indonesia.
Dukungan BRIN: Langkah Konkret Setelah Penandatanganan
Dr. Ario Betha Juanssilfero, M.Sc., Kepala Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN, menyampaikan dukungannya terhadap kelanjutan kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa penandatanganan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari langkah konkret yang harus segera diwujudkan.
"Tidak hanya selesai dengan penandatanganan, harapannya akan ada langkah konkret, dengan fasilitas laboratorium lingkungan tidak hanya menyediakan lahan untuk dismantling tapi juga space untuk bisa menyediakan pengerjaan lain yang berhubungan dengan e-waste," ungkap Dr. Ario dengan sangat antusias.
Teknologi AI dan Sistem Digital untuk Keterlacakan
EwasteRJ juga mengembangkan sistem digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung dokumentasi, keterlacakan proses, pencatatan material, serta identifikasi perangkat dan komponen. Teknologi ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang semakin konsisten dan produktif.
Dismantling Hub sendiri merupakan bagian dari ekosistem ekonomi sirkular e-waste yang sedang dibangun EwasteRJ. Sistem yang terstruktur memberikan kepercayaan bagi perusahaan dan institusi bahwa perangkat elektronik mereka dikelola melalui proses yang aman, terdokumentasi, dan bertanggung jawab, sekaligus membuka peluang bagi semakin banyak tenaga kerja untuk tumbuh bersama industri ini.
"Kami sedang membangun fondasi untuk masa depan pengelolaan e-waste Indonesia. Kami ingin model ini terus berkembang bersama pemerintah, perusahaan, lembaga riset, perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki visi yang sama. Semakin luas infrastrukturnya berkembang, semakin banyak pula green jobs dan keterampilan baru yang dapat tercipta," tutup Rafa optimis.
Menuju Infrastruktur Daur Ulang E-waste Generasi Baru
Melalui pengembangan Dismantling Hub bersama BRIN, EwasteRJ ingin menunjukkan seperti apa generasi berikutnya dari infrastruktur daur ulang e-waste Indonesia: terstandar, didukung teknologi, dibangun melalui kolaborasi, dan menciptakan kesempatan bagi semakin banyak masyarakat untuk mengambil bagian dalam ekonomi hijau.
Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa pengelolaan sampah elektronik di Indonesia tidak lagi bisa dilakukan secara konvensional. Diperlukan sinergi antara riset, teknologi, kebijakan, dan partisipasi masyarakat untuk memastikan bahwa pertumbuhan digitalisasi tidak meninggalkan beban lingkungan yang tak terkelola.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: