KAI Soroti Tingginya Kecelakaan di Perlintasan Tak Dijaga, Ini Imbauannya
KAI bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, komunitas, dan masyarakat terus menjalankan penataan fisik serta edukasi keselamatan di berbagai wilayah. -Istimewa -
JAKARTA, DISWAY.ID-- Keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun.
Data KAI periode 2023 hingga 11 Agustus 2026 mencatat sekitar 67 persen kejadian kecelakaan di perlintasan terjadi pada titik yang tidak dijaga, sedangkan 33 persen lainnya terjadi di titik yang dijaga.
BACA JUGA:Ubed Bongkar Kunci Comeback Indonesia atas China: Mental Juang Alwi Farhan Jadi Pemantik
Dalam periode tersebut tercatat 747 kejadian pada perlintasan tidak dijaga dan 368 kejadian pada perlintasan dijaga.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan angka tersebut menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas keselamatan perlu berjalan bersama kepatuhan pengguna jalan.
“Palang, rambu, dan petugas memiliki fungsi penting, tetapi keputusan pengguna jalan untuk berhenti dan mendahulukan kereta api tetap menjadi bagian paling menentukan di perlintasan,” ujar Anne.
BACA JUGA:Gojek Terapkan Komisi 8 Persen, Kesejahteraan Mitra Jadi Perhatian
Secara nasional, data KAI mencatat 3.674 perlintasan sebidang.
Sejak 2021 hingga April 2026, KAI bersama para pemangku kepentingan telah melakukan penutupan terhadap 1.329 perlintasan liar, termasuk 44 perlintasan yang ditutup sepanjang Januari–April 2026.
Program peningkatan keselamatan 2026 juga mencakup 190 lokasi JPL dengan kebutuhan 748 Petugas Jaga Lintasan (PJL) yang tersebar di Daop dan Divre.
Prosesnya mencakup pembangunan gardu, penyiapan SDM, sertifikasi, serta perlengkapan pendukung perlintasan.
BACA JUGA:4 Daftar Bansos Oktober 2026 Siap Cair, Ada Beras 30 Kg hingga PKH
Dalam laporan progres per 28 September 2026, pekerjaan sipil telah berjalan pada 183 dari 190 lokasi, sementara pekerjaan modular, rambu, palang, dan alat komunikasi dilakukan secara bertahap.
Pemerintah juga menempatkan penataan perlintasan sebagai agenda keselamatan nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: