MSCI Rencana Turunkan Klasifikasi, IHSG Anjlok 10,76%
Pergerakan harga saham dalam IHSG-ist-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Guncangan hebat turut menimpa pasar modal Indonesia menyusul pengumuman konsultasi lembaga Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang berencana menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Bukan tanpa alasan. Terkini, kabar ini telah membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjatuh hingga sebanyak 630,78 poin, atau setara 10,76 persen ke level 5.233,00.
Dalam menanggapi rencana MSCI sendiri, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Iding Pardi turut menghimbau para pelaku pasar untuk tetap bersikap realistis dalam memantau kondisi pasar.
BACA JUGA:BI Komitmen Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Pasar
“Pengumuman tadi dari MSCI juga bahwa ini sebetulnya kan masih rencana yang dibuka ruangnya sampai dengan 2027. Itu artinya, ya kita himbau bahwa teman-teman investor untuk lebih realistis melihat kondisi emiten di pasar,” tutur Iding kepada media di Jakarta, pada Jumat (16/10).
Dalam al ini, Iding menambahkan bahwa jangka waktu ini juga akan digunakan MSCI untuk menilai kinerja pasar modal Indonesia.
Menurutnya, al ini juga menjadi kesempatan bagi pasar domestik untuk memperkuat komunikasi, serta bukti efektivitas dari program reformasi pasar modal. Sehingga nantinya, para investor dapat kembali berinvestasi, atau memutuskan investasinya dengan lebih terbuka lebih mendapatkan dengan data yang lebih proper.
“Klasifikasi MSCI stand alone market itu bukan klasifikasi terendah. Itu adalah klasifikasi khusus kalau memang market itu perlu mendapatkan perhatian khusus,” jelas Iding.
“Jadi dari komunikasi kami antara lain misalnya bagaimana kami akan memperkuat, memperkaya bukti-bukti bahwa apa yang kami lakukan itu efektif terhadap market behavior dan investor untuk mendapatkan informasi yang lebih transparent,” tambahnya.
Sebelumnya, sentimen serupa juga turut diutarakan oleh Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik.
BACA JUGA:Persija Jadi Musafir Jelang Lawan Arema FC, STY: Sangat Disayangkan
Dalam menyikapi pengumuman MSCI sendiri, Jeffrey turut menyampaikan komitmennya dalam menghormati independensi MSCI dalam melakukan penilaian dan menentukan klasifikasi pasar berdasarkan metodologi yang dimilikinya.
Kendati begitu, dirinya juga menambahkan bahwa dengan mempertimbangkan berbagai kemajuan dan langkah reformasi yang telah dilakukan, BEI akan meminta klarifikasi lebih lanjut kepada MSCI mengenai dasar pertimbangan dan penilaian yang melatarbelakangi pengumuman tersebut.
“Perlu kami tekankan juga bahwa pengumuman MSCI ini masih terkait proses konsultasi, dengan batas penerimaan masukan hingga 30 April 2027 dan bukan pengumuman keputusan final,” tegas Jeffrey.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: