Iris Istri

Iris Istri

--

Setelah camino dua etape, kami makan siang di Magome. Ini lokasi transit camino Nakasendo yang lebih besar dan lebih indah. Makan siangnya set Jepang. Meski menunya istimewa tapi itu bukan agenda pokok --itu keharusan orang hidup. Agenda terpenting di Magome --agak malu menyebutkannya-- adalah membeli talenan.

Sssstttt....!

Itu jangan dihubungkan dengan doktrin sayang istri. Istri memang suka masak dan butuh talenan, tapi dia sudah punya beberapa. Beli talenan di Magome lebih karena ikut-ikutan.

Ketua rombongan kami, pengusaha sangat besar itu, mampu menceritakan kehebatan talenan Magome. Sama mampunya dengan saat menceritakan mengapa Jepang sampai punya 2.200 lapangan golf. Termasuk bagaimana talenan Magome dibeli lebih banyak dari jumlah pemain golf di Jepang yang mencapai 10,7 juta orang.

Ia bisa bercerita detail bahkan sampai bagaimana sistem dan prosedur mencuci talenan: jangan dicuci dengan deterjen. Jangan pula dicuci dengan sabun berlebihan. Itu akan menghilangkan zat-zat di kayu talenan. Padahal zat-zat itu mengandung aroma harum dan anti bakteri.

Talenan juga tidak boleh terendam air. Atau selalu basah. Meski anti bakteri tapi talenan tidak anti jamur. Kalau sampai talenan berjamur amatlah berbahaya bagi kesehatan.

Talenan harus selalu kering.

Ia juga bisa menjelaskan jenis-jenis talenan. Talenan untuk potong daging harus dibedakan dengan talenan untuk potong sayur dan cabai. Juga harus berbeda dengan talenan untuk potong buah --biasanya lebih tipis.

Dari yang penting-penting itu ada yang tidak kalah penting: pisau untuk mengiris. Pisau harus sangat tajam --agar tidak terlalu ditekan sampai melukai talenan.

Pokoknya bos perusahaan besar itu bisa menjelaskan karakter talenan sama baiknya dengan memahami karakter para partner bisnisnya.


--

Saya pun ikut masuk toko oleh-oleh. Di Tsumagu saya membeli caping Jepang. Itu karena saya tidak membawa topi. Saya selalu taat pada dokter transplantasi di Tianjin: hindari terik matahari.

Di Magome saya ikut lagi masuk toko oleh-oleh: untuk membeli talenan. Ketika mulai memilih, ketua rombongan menghampiri saya.

"Jangan beli di sini pak. Kita ke sana saja. Lebih banyak pilihan," kata ketua rombongan itu.

Saya pun membututinya. Ia mendaki jalan naik. Saya ikut. Ia belok kanan. Saya ikut. Tanjakan jalan batu itu kian tinggi. Ia kian jauh di depan.

Ternyata toko yang dimaksud masih jauh lagi di atas sana. Jalannya menanjak. Maka ia kian jauh di depan. Apalagi ia justru berlari di jalan yang paling menanjak. Saya pilih mengerem kaki. Saya sadar: beda umur. Tidak boleh emosi. Jangan karena t!lenan napas putus di tanjakan.

Saya pilih istirahat sebentar. Kebetulan ada kincir air yang amat tua di tepi jalan menanjak. Setelah naas tertata saya mengejarnya lagi: pelan-pelan. Setiap toko saya tengok --siapa tahu ia di dalamnya.


--

Akhirnya tibalah di toko itu: toko talenan.

Ia benar: aneka ukuran dipajang di seantero toko. Talenan daging. Talenan sayur. Talenan buah. Tidak hanya talenan. Mangkok kayu pun ada. Juga sendok kayu, centong, piring, cangkir dan segala macam alat dapur dari kayu.

Saya ambil satu talenan. Satu saja. Itu pun belum tentu dia pakai. Bisa hanya disimpan untuk kenangan.

Magome memang dikenal sebagai penghasil kayu terbaik di Jepang: kayu hinoki. Itulah sebabnya kerajinan kayu lahir di Magome. Sejak zaman Edo. Tekstur kayunya memberi rasa tangan yang berbeda dibanding talenan kayu lain.

Kayu hinoki dikenal di Jepang sebagai kayu pilihan untuk membangun istana, kuil, pagoda dan bangunan lain yang ingin berumur panjang. Bahkan, di Jepang, kayu hinoki biasa digunakan untuk bak mandi. Bukan pohon besar yang dipahat. Bak itu terbuat dari papan-papan hinoki yang disambung dan dirangkai. Tukang kayu di Jepang tahu: tidak akan bocor. Sifat kayu hinoki khas: bila basah justru mengembang. Berarti begitu kena air bagian sambungannya kian rapat. Karena itu saya justru khawatir kalau tumbuh di Indonesia kayu hinoki dianggap bisa untuk jamu sari rapat.

Saya melirik ketua rombongan: ia membeli lima talenan. Istrinya membeli tongkat kayu panjang. "Untuk pakai sepatu," katanyi. Betul. Baru sekali itu saya melihat ada alat bantu pakai sepatu yang tongkatnya panjang sekali: agar pemakai sepatu tidak perlu jongkok atau membungkuk.

Alat itu disebut shoehorn. Biasa juga disebut sendok sepatu. shoehorn dari kayu hinoki tentu istimewa: ringan dan aroma kayunya khas.

Di Indonesia saya tidak tahu kayu apa yang dibuat talenan. Anda tahu? Mungkin kayu jati. Padat dan kering. Juga tidak terlalu keras --terasa ketika menggergaji jati lebih mudah. Atau kayu sawo. Mahoni. Jangan-jangan kayu waru.

Kayu waru terbukti cocok untuk sandal santri: tidak mudah lembab, ringan dan tidak terlalu keras bagi ujung pisau. Juga untuk bantal santri --di samping kayu randu.

Apa pun kayunya sebenarnya yang terpenting adalah tangan istri: gaya mengiris tiap istri tidak sama. (Dahlan Iskan)

Komentar Pikihan Dahlan Iskan Edisi 16 Oktober 2026: PLN Transisi

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

BEBERAPA PERISTIWA.. Di Amerika, persoalan data center bukan lagi sekadar soal teknologi. Sudah muncul konflik nyata antara kebutuhan industri dan kepentingan warga. 1) Di The Dalles, Oregon, fasilitas Google menggunakan sekitar 355 juta galon air pada 2021. Jumlahnya setara seperempat konsumsi air kota. Bayangkan, satu fasilitas industri bisa menjadi pemakai air sebesar itu. 2) Di Virginia, lebih dari 25% listrik yang diproduksi pada 2023 terserap data center. Angkanya diperkirakan bisa mencapai 46% pada 2030. Ini proyeksi, bukan dan belum kenyataan hari ini. Tetapi cukup untuk membuat orang berpikir tentang masa depan listrik. 3) Di San Marcos, Texas, ratusan warga memprotes rencana data center yang diperkirakan membutuhkan lebih dari 25 juta galon air setahun. Sementara itu, di Ypsilanti, Michigan, pemerintah setempat memberlakukan moratorium layanan air dan saluran pembuangan untuk data center tertentu. 4) Di Fayette County, Georgia, warga mengeluhkan tekanan air. Namun, penyebabnya belum terbukti berasal dari data center. ### Pelajarannya sederhana. Sebelum mengundang industri AI, hitung dulu kebutuhan air dan listriknya. Jangan sampai kecerdasan buatan tumbuh pesat, pemerintah kaget saat waktunya tiba..

Irary Sadar

Abah menulis negara kita makin efisien saja. Iya, efisien dalam memecat orang. Tapi dalam hal lain, borosnya minta ampun. Kabinet paling banyak menterinya, ada saat ini. Wantipres paling banyak anggotanya, ada di rezim ini. Badan ini itu paling gemoy, ya ada di pemerintahan ini. Program paling mubazir, MBG. Ada di sekarang ini. Jadi jangan dibanggakan untuk perlakuan efisien yang tidak perlu, Bah.

Ahmad Zuhri

Ide sebagai penyedia transmisi listrik itu yg paling menarik dan sangat mungkin bisa dilakukan dengan cepat, tinggal ubah aturannya saja.. Masih ingat bule tempo hari yg mau bisnis SPKLU yg sumbernya dari panel surya, tapi kesulitan mengenai transmisi nya.. akhirnya dia menyerah. Itu baru 1, saya yakin banyak yg lain.. tapi sayang mentok, tidak ada solusi. Kmrn saya saran agar Abah bantu follow up, apakah sudah dicoba atau blm ya? Kl mentok langsung ke Presiden saja.. Kita ini seperti dijerat oleh peraturan yg dibuat sendiri, jangan sampai butuh waktu yg lama untuk mengubah peraturan yg ada.. seperti Perpres Mobil listrik itu. Ayolah Bah..

Bahtiar HS

Bermain di PLN kok sama dengan main api, Bah? Kalau main di Damkar, baru main api. Bermain di PLN itu sama dengan main setrum. Main aliran listrik. Tapi saya setuju, main di PLN itu nggak gampang. Alias sulit. Lalai dikit, korsleting. Kesetrum. Saking sulitnya di PLN, kita suka "korsleting" ketika menyebut kata itu. Yg paling sering ditulis atau disebut konslet. Kena hubungan pendek arus listrik. Kadang konslet, kadang korslait. Kalo kena hubungan panjang namanya: dut :)) Terkecuali sakti. Setrum juga gitu. Seringnya ditulis setrom atau stroom. Dulu bapak saya usaha "Stroom Accu". Begitu ditulisnya. Tapi org2 membacanya: setrom aki. Jauh banget, pikir saya yg msh kls 6 SD. Wkwkw.

Sadewa 19

Dua minggu lalu listrik di komplek saya mati. Saya pun telepone PLN. Berharap cepat dilayani. Listrik mati jam 19:00 WIB, petugas baru datang sekitar jam 22:00 WIB, dan listrik baru bisa nyala di jam 02:00 WIB. Sepanjang malam itu, saya tidak bisa tidur. Pun begitu para penghuni komplek. Mereka biasa tidur pakai AC, begitu listrik mati, AC ikut mati. Panasnya serasa ada yg lupa tutup pintu Neraka. Lebih miris lg yg punya ikan koi, ikan ikan itu ikutan mati. Ini karena mesin kolam mati, air berhenti mengalir. PLN dituntut kerja lebih cepat, ternyata mati listrik sebentar saja, begitu banyak yg rugi. Semoga transisi energi itu beneran terwujud. Agar bisa lebih cepat. Saya usul nama PLN agar diganti. PLN identik dengan = PELAN. Masyarakat butuh yg CEPAT. Nama PLN mungkin bisa diganti menjadi CPT. Itu singkatan dari = Cahaya Penerang Terbaik.

Jokosp Sp

Jadi ingat ketika harus audit dan inspeksi tiga proyek besar tambang batu bara di wilayah Kalimantan Tengah. Perjalanan darat dari Banjarmasin ke Palangkaraya darat 198 km, waku tempuh sekitar 4,5 jam. Kemudian lanjud dan pindah mobil Triton 4x4WD Palangkaraya menuju Ds Barunang Kec.Kapuas sejauh 322 km melewati jalan hutan/ jalan loging, waktu tempuh 5-6 jam. Pinggang dan paha terasa seperti mau patah saja melewaji jalan yang "pating njrendul". Proyek ada di TOP (Talen Orbit Prima) di Buhut Paring Lahung Kal Teng, SMMS (Suprabari Mapindo Mineral) di Ds Lemo Dusun Teluk Lihat Kec.Teweh Tengah Kab.Barito Utara Kal Teng, dan di ASMI (Asmin Bara Bonang) Kahukup Buhut Ds Baronang Kec.Kapuas Kal Teng. Di sekitar ASMI itulah didirikan PLTU batu bara EPN (Energia Prima Persada) yang berkapasitas 2x15MW untuk mensuplai dan mensuport tiga job site besarnya secara mandiri. Dengan jaringan kabel layang sepanjang 33 kman. Sebelumnya harus dibackup oleh Genset PL300 beberapa unit di setiap Office, Work Shop dan Messnya. Saat ini proyek sudah berkembang ke proyek energi hijau. Ada PLTS off grid di BAYAN Kutai Kartanegara, Smart Micro Grid PLTS off grid di MTBU Muara Enim dan proyek PLTMH Besai Kemu di Lampung serta atap-atap pabrik di groupnya Astra. Memang belum bisa dijual. Belum ada harga yang cocok dengan PLN dan aturan yang belum menguntungkan, info terakhir.

Lukman Nugroho

Tulisan hari ini termasuk yang panjang. Sebab kenapa? Anda sudah tahu. Yang di ulas soal PLN. Hehehehe

Irary Sadar

Dirut PT. PLN Batam saat ini adalah Kwin Fo. Ia merupakan adk kandung Wakil Wali Kota Batam. Sedangkan Wawako Batam saat ini dari Partai Gerindra. Jadi untuk mengganti dirut PLN Batam bukan hanya butuh RPUS, tapi juga mungkin juga butuh restu dari Wakil wali kota. Ada banyak gosip penyebab black-outnya Batam yang lebih kurang 16 jam itu -Bahkan di Bintan 24 jam lebih-, rilis resmi PLB Batam dikarenakan hewan liar masuk ke Gardu Sekupang. Namun beredar isu bahwa ini akibat ujicoba listrik Data Center yang baru, yang berada di Nongsa, Batam. Ada juga isu putusnya jaringan kabel bawah laut sekitaran laut Singapura. Sayang Abah -yang mantan sesuatu di PLN, itu, tidak menjelaskan penyebab blackoutnya Batam dan Bintan. Bagaimana binatang liar bisa menyebabkan blackout sebegitu parah?

mario handoko

selamat pagi bp thamrin, bp agus, bp em ha, bp haji jokosp, bp jz, bp jo, bp mul dan teman2 rusuhwan. "jual murah ke haji isam. bos byan beli saham lagi di harga pasar." demikian berita di idnfinancials.com. mungkin abah, bp jz, bp haji jokosp bisa memberikan pencerahan kepada rusuhwan yg awam soal bisnis tambang. aneh sekali. setelah jual 10 miliar lembar saham di harga @ rp 2.688. bos byan malah beli lagi sahamnya 100 juta lembar di harga @ 11.200. biasa yg namanya dagang. ya jual mahal, beli murah. ini bos byan kok malah jual murah, beli mahal. sengaja kasih cuan ke pembeli?

djokoLodang

-o-- Selingan Seorang wanita mendapati anjingnya hampir tidak bisa mendengar, lalu ia membawanya ke dokter hewan. Dokter menemukan bahwa masalahnya disebabkan oleh bulu di dalam telinga anjing itu. Setelah kedua telinganya dibersihkan, anjing tersebut bisa mendengar dengan baik kembali. Dokter hewan kemudian menyarankan agar wanita itu membeli produk penghilang bulu "Nair" dan mengoleskannya ke telinga anjing tersebut sebulan sekali untuk mencegah masalah itu terulang. Wanita itu pun pergi ke toko obat dan membeli produk penghilang bulu "Nair". Saat di kasir, apoteker berkata kepadanya, "Jika Anda akan menggunakannya di ketiak, jangan gunakan deodoran selama beberapa hari." Wanita itu menjawab, "Saya tidak akan menggunakannya di ketiak." Apoteker itu berkata lagi, "Jika Anda akan menggunakannya di kaki, jangan mencukur bulu kaki selama beberapa hari." Wanita itu menjawab, "Saya juga tidak akan menggunakannya di kaki; dan kalau Anda tetap ingin tahu, saya akan menggunakannya pada anjing schnauzer saya." Apoteker itu pun menimpali, "Kalau begitu, jangan naik sepeda setidaknya selama seminggu." --0-

Er Gham 2

Jika penyebabnya kelelawar, mungkin dalam 2 atau 3 jam akan teratasi dan listrik kembali pulih. Tapi jika mati dari pagi hari sampai malam hari, kayaknya bukan kelelawar. Mungkin ada gajah masuk gardu. Atau sapi. Lagian, kelelawar baru terbang pada malam hari, bukan di pagi hari.

DeniK

IHSG ambruk . Pada kemana ekonom UI yang begitu nyaring ketika Pak Purbaya yang jadi Menkeu saat itu .

Dacoll Bns

Di Batam Blackout, di Bali krisis BBM, di Kalimantan Karhutla , cobaan datang bertubi , sayangnya respon pejabat2nya ,dari daerah sampai pusat bukannya bikin adem malah sengaja memancing emosi ...

Edi Sampana

Sungguh berat tugas direksi PLN karena cash flow kurang lancar. Saya tanya IA, tenyata Utang pemerintah (dalam bentuk kewajiban pembayaran subsidi dan kompensasi energi) kepada PT PLN (Persero) per pertengahan 2026 tercatat sebesar Rp138,1 triliun. tetapi Total kewajiban atau liabilitas konsolidasian PT PLN (Persero) berdasarkan laporan keuangan audited berada di kisaran Rp773,20 triliun per akhir 2025, dengan total akumulasi seluruh utang usaha dan pinjaman pendanaan yang dilaporkan bergerak di rentang Rp711 triliun hingga Rp740 triliun. Jadi, PLN tidak sehat juga karena lebih banyak utang ? Karena itu tidak berani melantai di bursa ? Tetapi PLN tidak pernah minta PMN ke pemerintah yaa.

Ibnu Shonnan

Entah yang goblok itu anaknya atau bapaknya. Ibarat ini cerita bapak menyuruh anaknya untuk mengembangkan perusahaan keluarga. Sang bapak menceritakan berulang-ulang akan potensi positif dari pengembangan itu. Sang anak pun membenarkan akan gagasan baik bapaknya itu. Tapi, sang anak bingung ngak ketulung. Ini bapak aneh, anak disuruh cepat maju atau lari. Tapi, uang bekalnya untuk jalan dihutang tanpa kejelasan kapan dikembalikan. Cerita sebuah keluarga yang aneh bukan?

Kurniawan Roziq

Tatanan dunia baru, ketika drone dan balistik murah melawan bisnis militer apa Amerika yg super mahal di timteng , sampai kapan ya krisis energi fosil mencapai keseimbangan baru , sehingga tidak ada dirut pln yg diganti dan tidak ada operator pom bensin yg memarahi gubernur

Er Gham 2

Ada yang suka menyalahkan menkeu lama sehingga rupiah ambruk dan ihsg jeblok. Sekarang sudah ada menkeu baru, tapi tetap gelap dan malah sekarang bei akan 'stand alone'. Asbun

Liáng - βιολί ζήτα

楓葉飄飄 (fēngyè piāo piāo) ---> Maple leaves flutter 野菊花又開了  紅的豔  白的嬌 (yě júhuā yòu kāile hóng de yàn bái de jiāo) ---> Wild chrysanthemums bloom again, Red vibrant, White delicate 開在原野  開在山崗  朵朵花含笑 (kāi zài yuányě kāi zài shān gǎng duǒ duǒ huā hánxiào) ---> Blooming in the fields, Blooming on the hills, Each flower smiles 枝頭上楓葉飄飄  楓葉飄飄秋已到 (zhī tóushàng fēngyè piāo piāo fēngyè piāo piāo qiū yǐ dào) ---> Maple leaves flutter on the branches, Maple leaves flutter, autumn has arrived 花在風裡飄  樹在搖  秋色多美好 (huā zài fēng lǐ piāo shù zài yáo qiūsè duō měihǎo) ---> Flowers sway in the wind, Trees sway, Autumn colors are so beautiful 是你告訴我  一年容易秋風又來到 (shì nǐ gàosù wǒ yī nián róngyì qiūfēng yòu lái dào) ---> You told me, A year has passed quickly, and the autumn wind has come again 忘不了你的笑 總在我心中繞 (wàng bùliǎo nǐ de xiào zǒng zài wǒ xīnzhōng rào) ---> I can't forget your smile, It always lingers in my heart 也是去年 也是我倆  投入秋的懷抱 (yěshì qùnián yěshì wǒ liǎ tóurù qiū de huáibào) ---> It was last year, It was also us, Embracing autumn 枝頭上楓葉飄飄  楓葉飄飄秋已到 (zhī tóushàng fēngyè piāo piāo fēngyè piāo piāo qiū yǐ dào) ---> Maple leaves flutter on the branches, Maple leaves flutter, autumn has arrived 花在風裡飄  樹在搖  秋色多美好 (huā zài fēng lǐ piāo shù zài yáo qiūsè duō měihǎo) ---> Flowers sway in the wind, Trees sway, Autumn colors are so beautiful 是你告訴我  一年容易秋風又來到 (shì nǐ gàosù wǒ yī nián róngyì qiūfēng yòu lái dào) ---> You told me, A year has passed quickly, and the autumn wind has come again [3/4]

Liáng - βιολί ζήτα

Dalam budaya Timur, 楓葉 (fēngyè) atau Daun Maple, memiliki keistimewaan tersendiri : ○ Di Tiongkok, 楓葉 (fēngyè) seringkali dikaitkan dengan kekuatan dan stabilitas. ○ Di Jepang, 楓葉 (fēngyè) seringkali dianggap sebagai simbol umur panjang, kebijaksanaan, kemakmuran, serta cinta dan kesetiaan. ○ Di Korea, 楓葉 (fēngyè) karena daunnya yang menyerupai bentuk hati seringkali dianggap melambangkan cinta, keromantisan, dan kasih sayang. ○ Di Kanada, 楓葉 (fēngyè) malahan menjadi lambang nasional dan terdapat pada bendera Kanada, sebagai simbol kebanggaan, keberanian, serta persatuan. Oleh karena itu, Kanada seringkali disebut sebagai "Negeri Daun Maple". ○ Dalam budaya Celtic, 楓葉 (fēngyè) melambangkan ketahanan, kecerdasan, serta penghubung antara langit dan bumi. Selain berbagai per-simbol-an (per-lambang-an) dari Daun Maple, sejak zaman dahulu..... ● Kayu Maple ternyata memiliki kemampuan menghantarkan gelombang suara dengan sangat baik, sehingga digunakan untuk bahan pembuatan biola, gitar dan drum yang berkualitas tinggi. ● Kayu Maple juga cocok untuk bahan lantai dan furniture, karena sangat keras, bertekstur rapat, dan berwarna terang. ● Sedangkan getahnya, diolah menjadi Maple Syrup (pemanis alami) sebagai pelengkap makanan seperti pancake dan waffle, khususnya di Eropa. Kembali ke pembahasan lagu 楓葉飄飄 (fēngyè piāo piāo)..... [2/4]

Liáng - βιολί ζήτα

Abah DI masih di Nagoya, Jepang ?? Di sana, sedang musim gugur (autumn)..... Dan..... saya pun teringat lagu : 楓葉飄飄 (fēngyè piāo piāo) yang berkisah tentang Angin Musim Gugur yang menerbangkan daun-daun Maple..... 飄飄 (fēngyè piāo piāo) - Teresa Teng (鄧麗君). Lagu 楓葉飄飄 (fēngyè piāo piāo) dirilis oleh Teresa Teng (鄧麗君) pada tahun 1981, merupakan lagu yang diadaptasi dari lagu berbahasa Jepang 夢追い酒 (yumeoizake) yang berarti "dream-chasing sake". Lagu Jepang 夢追い酒 (yumeoizake) ini ber-genre Enka, dirilis oleh Jirō Atsumi (渥美 二郎) 3 tahun sebelumnya, yakni pada tahun 1978. 楓葉 (fēngyè) itu Daun Maple ; 楓葉飄飄 (fēngyè piāo piāo) maksudnya adalah daun-daun maple yang melayang-layang (berjatuhan) karena tertiup angin, itu pertanda angin musim gugur telah datang. Lirik lagu 楓葉飄飄 (fēngyè piāo piāo) secara umum, sangat sederhana - hanya berkisah tentang : setahun itu tak terasa - cepat berlalu, dan angin musim gugur telah datang kembali, dengan fenomena alam yang menunjukkan daun-daun maple yang terlepas dan kemudian melayang-layang di udara sebelum berjatuhan karena tertiup angin musim gugur. Namun, lagu ini, sepertinya menjadi istimewa, karena pengaruh kuat budaya Timur terkait dengan Daun Maple..... Mungkin, ada baiknya, kita amati mengenai Maple : daunnya, kayunya, dan getahnya. [1/4]

MULYADI PEGE

Setiap hari lihat TV, pasti ada berita antri BBM. khususnya pulau Kalimantan, saya pikir ini hanya insiden sementara, beberapa hari pun akan normal kembali. Eh ternyata eh ternyata, malah meluas ke pulau Bali. Untuk kebutuhan BBM, Awalnya saya bersyukur tinggal dipulau Jawa. Sehingga tidak merasakan antri dari subuh hingga Zuhur. Eh tak disangka penyakit itu juga mulai menular ke pulau Jawa. Di Pondokgede saja sudah mulai habit antri 20-30 menit. Khususnya di pagi hari. Kalau kita berpikir nanti saja pulang kerja baru ngisi. Maka dipastikan BBM Udah habis. Buat saya yg pedagang, yang jam 7 pagi biasanya sudah buka toko. Maka jika saya selingi dengan mengisi bensin, maka dipastikan baru bisa buka hampir jam 8. Tetangga sebelah selalu bilang, tadi langganan banyak yang nanyain. Huh amsing om juve. Pernah sekali waktu, sambil antri baca chdi. Sampai komen pagi habis terbaca baru giliran saya. Juga pernah sekali waktu, sambil baca surat Yasin. Sampe hatam belum juga giliran saya. Waduh, ada apa sih ini indonesia!?!!!

mas piet

tulisan Abah di atas ulasan BUMN pake logika lurus... pdhl mayoritas penggede BUMN berlogika bengkok. Dulu BUMN ibarat sapi perah bagi pejabat, skrg lbih parah. Sdh bukan rahasia, pejabat BUMN di semua level punya mainan yg tak boleh diganggu oleh sesamanya... BUMN sdh jadi sarang mafia buat memperkaya diri masing²... Perusahaan boleh rugi, tp hedonisme pejabatnya tetap berkibar... Amsiong

Johannes Kitono

Qantas Adelaide Qantas dari Jakarta transit Sydney tiba Adelaide. Jelas tiketnya lebih mahal dari GA dan Jetstar. Jakarta - Sydney 6,5 jam plus 3,5 jam beda waktu.Jadi total 10 jam. Makannya beda tipis MBG hanya tak ada penumpang keracunan. Lucu dan konyolnya managemen Qantas. Bagasi tujuan Adelaide harus dikeluarkan saat transit di Sydney. Dan harus check in lagi diwaktu transit mepet yang 2,5 jam. Penumpang transit antri berjubel di bandara Sydney. Buka sabuk jaket seperti era Covid. Disini Garuda kelasnya diatas Airline terbesar di Aussie. Siapa tahu bisa diakuisisi juga oleh Danantara. Qantas Sydney - Adelaide Boeing 737 tempat duduknya lega. Dapat kursi berderet no 4 yang Em Cai Sie. Ketika tiba di Adelaide ternyata bagasi belum ada. 3 kopor dan 1 box baby entah nyangkut dimana. Bandara ini seperti di era Kemayoran. Dijanjikan akan dikirim ke rumah dr Ayugita malam ini. Entah kenapa manajemen Qantas bisa separah ini. Sudah tiketnya mahal, makanan kualitas MBG dan bagasi pakai nyangkut lagi. Saran buat manteman yang mau ke Aussie. Lebih baik naik Garuda. Dan kalau mau ke Adelaide ,terbang dari Denpasar hanya 5 jam saja. Tentu lebih murah dan kopor tidak bakal ketinggalan. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.

Kujang Amburadul

(Tulisan ke 1 dari 3) Nulis lagi aaahh....! HAMPIR SEMUA PERISTIWA MENGAKAR KE SUMBER YANG SAMA = KORUPSI KORUPSINYA FEBRIE Waktu Febrie minta dibebaskan dari dakwaan korupsi, dia berjanji akan kembali memberantas korupsi. Lha, yang dia lakukan itu kan malah memberantas korupsi sambil korupsi. Jadi gimana dong? Saya ingat Kung@gusS3P(erusuh) meminta pendapat di kolom komentar tentang Febri ini. Jadi mungkin jawabnya anggap saja seperti seorang anak nakal, ditegur ibunya agar tak berbuat nakal lagi. Jawabnya? "Aku janji Ibu, gak akan nakal lagi. Kalau aku nakal lagi, maka aku akan berjanji lagi!!" Hehe... Jadi kayaknya memang korupsi adalah budaya di Konoha ini. BNPB BNPB, didalamnya ternyata juga menanggulangi bencana sambil pengadaan peralatannya dikorupsi. Karhutla yang terjadipun itu ada pasti ada unsur korupsi dari para pembakarnya, korporasi ataupun perorangan yang seenaknya ceroboh membiarkan api membesar membakar hutan, itu merugikan negara, ya itulah korupsi. Dan, tak diduga tapi terduga pelaku korupsi itu adalah adiknya Kepala BNPB. Yah apa boleh buat, dicopotlah sang kakak akibat ulah adik, dan bukan tak mungkin ikut terseret juga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 79

  • Irary Sadar
    Irary Sadar
  • alasroban
    alasroban
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Ibnu Shonnan
    Ibnu Shonnan
  • Tiga Pelita Berlian
    Tiga Pelita Berlian
  • MULYADI PEGE
    MULYADI PEGE
  • Leong Putu
    Leong Putu
  • Muh Nursalim
    Muh Nursalim
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
    • Wilwa
      Wilwa
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Nimas Mumtazah
    Nimas Mumtazah
  • Ahmad Zuhri
    Ahmad Zuhri
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • Lègég Sunda
    Lègég Sunda
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Mpok Dipa
    Mpok Dipa
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Mpok Dipa
      Mpok Dipa
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • alasroban
    alasroban
    • alasroban
      alasroban
  • Sugi
    Sugi
  • Turrachman Rachman
    Turrachman Rachman
  • Trilyuner Beriman
    Trilyuner Beriman
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
  • heru pujihastono
    heru pujihastono
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Ismail Lutan
    Ismail Lutan
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • Nimas Mumtazah
      Nimas Mumtazah
  • xiaomi fiveplus
    xiaomi fiveplus
  • Nimas Mumtazah
    Nimas Mumtazah
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Nimas Mumtazah
      Nimas Mumtazah
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Nimas Mumtazah
      Nimas Mumtazah
  • Kujang Amburadul
    Kujang Amburadul
  • Thamrin Daffan
    Thamrin Daffan
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • DeniK
    DeniK
  • DeniK
    DeniK
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • DeniK
      DeniK
    • Ahmad Zuhri
      Ahmad Zuhri
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Liam Then
    Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
    • Liam Then
      Liam Then
  • djokoLodang
    djokoLodang
    • Em Ha
      Em Ha
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • xiaomi fiveplus
      xiaomi fiveplus
    • heru santoso
      heru santoso
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman