Ini Keistimewaan Platform Telegram, Diduga Tempat Pelaku Video Perempuan Kebaya Merah Jual Konten

Selasa 08-11-2022,13:28 WIB
Reporter : Robby Triadi Kusumah
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Skandal video syur yang menampilkan perempuan kebaya merah dan pria berhanduk putih yang ramai di media sosial kini sudah memasuki babak baru.

Identitas keduanya pun juga sudah diketahui, yaitu untuk pemeran perempuan kebaya merah berinisial AH dan sang pria bernisial ACS.

BACA JUGA:Apes Remaja di Makassar Serang Warung Kopi, Eh Rombongan Polisi Lagi Nongkrong di Dalam, Nasibnya Gimana?

BACA JUGA:Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Berikut Tuntunan Lengkap dan Tata Cara Salat Khusuful Qamar

AH merupakan seorang model dan influencer asal Malang yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Dia diduga kerap menjual konten dewasa di platform Telegram.

Jumlah uang yang perlu dikeluarkan untuk mendapatkan konten itu disinyalir seharga Rp50 ribu.

Penggunaan platform Telegram untuk transaksi konten-konten porno sebenarnya bukan barang baru. Media sosial Twitter menjadi tempat para pelaku mempromosikan bisnisnya.

BACA JUGA:Gugatannya Dikabulkan, PRIMA: Kami Menerima dan Melaksanakan Keputusan Bawaslu RI

BACA JUGA:Awas Prabowo Subianto Bakal Kejar Pelaku Korupsi di Lingkungan Kemenhan dan TNI: Ingat!

Lalu mengapa Telegram menjadi platform yang diduga digunakan perempuan kebaya merah dan orang lain dalam menyebarkan konten pribadi?

Antony Demetriades, Vice President McAfee memberitahukan alasannya sebagaimana dikutip Disway.id dari laman Trusted Reviews.

“WhatsApp mengganti syarat dan ketentuan untuk pemakai dengan membagikan data dengan perusahaan induk mereka, Meta. Maka dari itu, banyak yang berpindah ke platform lain. Salah satunya Telegram,” katanya.

BACA JUGA:Tangisannya Pecah! Wanita Ini Ngaku Dituduh Pemeran Asli Wanita Kebaya Merah, Kondisi Mentalnya Down?

BACA JUGA:Curhatan Brigadir J Sempat Mengaku Jenuh Kerja Jadi Ajudan Sambo: 'Gue Nggak Punya Resolusi Lek'

Menurutnya, Telegram mengenkripsi pesan penggunanya agar tetap aman. Meski begitu, aplikasi ini tidak secara otomatis melakukan enkripsi.

Kategori :