Tergiur Upah Rp100 Ribu, Toko Kelontong di Sawah Besar Edarkan Obat Terlarang

Kamis 30-01-2025,15:54 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Tergiur upah Rp100 ribu per hari, pemilik toko kelontong di Sawah Besar, Jakarta Pusat nekat menjual obat-obatan terlarang.

Peredaran obat-obatan golongan G di toko kelontong yang berlokasi di Jalan G, Kelurahan Karang Anyar pun berhasil dibongkar Tim Buser Narkoba Polsek Sawah Besar.

BACA JUGA:Toko Kosmetik di Gambir Diduga Jual Obat Terlarang, Satpol PP Cek Lokasi

BACA JUGA:2 Pengedar Obat Terlarang di Jembatan Tinggi Diringkus Polisi, 155 Butir Tramadol Disita!

Karena perbuatannya, pemilik toko kelontong berinisial AZH (23) ditangkap dan ribuan butir obat-obatan terlarang disita.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan mengatakan, dari keterangan AZH, obat-obat man terlarang itu didapat dari bandar berisial TOM.

"AZH mengaku bekerja untuk TOM dengan bayaran Rp100.000 per hari," kata Rahmat pada Kamis, 30 Januari 2025.

BACA JUGA:Profil dan Jejak Karier Syakir Sulaiman, Mantan Pemain Timnas Indonesia U-23 Diduga Jadi Pengedar Obat Terlarang

BACA JUGA:2 Remaja Bekasi Terciduk Bawa Obat Terlarang, Ditangkap Polisi saat Patroli

AZH mengaku, menjual obat-obatan terlarang dengan harga berbariasi mulai Rp10 ribu hingga Rp50 ribu.

Selain menjual, kata Rahmat, AZH juga diketahui mengonsumsi obat-obatan tersebut.

"Hasil tes urine menunjukkan bahwa ia positif mengandung benzodiazepin," ujarnya.

Rahmat mengakatan, pengungkapan peredaran obat-obatan golongan G di toko kelontong tersebut menindaklanjuti aduan masyarakat.

“Berdasarkan laporan masyarakat, tim langsung melakukan observasi di lokasi. Saat patroli, kami mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan ribuan butir obat golongan G yang disimpan di dalam sebuah toko,” ujar Rahmat.

BACA JUGA:Tim Presisi Polres Metro Tangerang Kota Pergoki Dua Pemuda Bawa Ribuan Butir Obat Terlarang

Kategori :