PT ABM Dapat Tawaran BUMD DKI Jakarta Join Bangun Pabrik Minyak Goreng di Banten

PT ABM Dapat Tawaran BUMD DKI Jakarta Join Bangun Pabrik Minyak Goreng di Banten

Jajaran PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) kunjungi PT Food Station Tjipinang Jaya di Jakarta.-ist-

SERANG, DISWAY.ID-- PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) selaku BUMD milik Pemprov Banten di bidang pangan, mengklaim dapat tawaran dari PT Food Station Tjipinang Jaya, BUMD Pemprov DKI Jakarta untuk join bangun pabrik minyak goreng (migor) di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Rencana BUMD DKI Jakarta bangun pabrik minyak goreng di Banten tersebut dilakukan pada awal tahun 2023.

“Terkait pabrik yang akan dibangun BUMD DKI Jakarta di Kota Cilegon, itu adalah pabrik kemas minyak goreng. PT ABM tidak tinggal diam, kami pun telah melakukan komunikasi bisnis dengan PT Food Station. Saat ini masih dalam tahap penjajakan kerjasama,” kata Direktur Operasional PT ABM Ilham Mustofa kepada Radar Banten (Disway National Network), Selasa 12 Juli 2022.

BACA JUGA:Hubungan Brigadir J dengan Istri Atasan Terkuak Setelah Baku Tembak Polisi dengan Polisi

Ia membantah bila PT ABM tidak diajak bekerjasama oleh PT Food Station Tjipinang Jaya dalam rencana bangun minyak goreng di Banten.

Menurutnya, sebelum BUMD DKI Jakarta tersebut bekerjasama dengan BUMD Provinsi Jawa Barat (PT Agro Jabar) dan BUMD Jawa Tengah (PT Jateng Agro Berdikari) untuk patungan membangun pabrik kemas minyak goreng di Kota Cilegon, Banten.

PT ABM telah bertemu langsung dengan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya.

“Kami sudah bertemu dan diskusi langsung dengan Direktur Utama PT Food Station Pak Pamrihadi Wiraryo, membahZ kolaborasi bisnis pangan antara DKI Jakarta dan Banten, salah satunya mengenai pembangunan pabrik kemas minyak goreng ini,” tegasnya.

BACA JUGA:Ada Batu Besar di Gunung Manglayang Dikaitkan Kisah Kuda Terbang

Ilham mengakui bila PT ABM membutuhkan banyak pertimbangan untuk join dalam pembangunan pabrik kemas minyak goreng tersebut, lantaran permodalan PT ABM juga perlu diperkuat oleh Pemprov Banten sesuai amanat perda dalam modal dasarnya.

“Saat ini suntikan modal dari Pemprov Banten baru terpenuhi 25 persen saja ke PT ABM. Sehingga modal PT ABM terbatas, jadi kami harus jeli membaca peluang bisnis sebelum memilih join membangun pabrik kemas minyak goreng yang digagas BUMD DKI yang memiliki permodalan sangat kuat,” bebernya.

Kendati modal yang dimiliki masih di bawah Rp100 miliar, namun bukan berarti PT ABM tidak punya rencana pengembangan bisnis.

“Dalam Bisnis biasa partnership dan kolaborasi untuk saling menguntungkan, intinya terkait pabrik kemas minyak goreng di Kota Cilegon kami masih lakukan penjajakan. Rencananya Agustus mendatang kami akan melakukan pertemuan kembali dengan PT Food Station,” tegasnya.

BACA JUGA:Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka`bah 15 dan 16 Juli 2022, Cek Arah Kiblat!

Sumber: