IPW Bongkar Upeti Konsorsium 303 yang Mengalir ke Oknum Polisi, Sebulan Rp 24,6 Miliar

IPW Bongkar Upeti Konsorsium 303 yang Mengalir ke Oknum Polisi, Sebulan Rp 24,6 Miliar

Santoso Fraksi Partai Demokrat Berikan Alasan yang jadi Pemicu Isu Perang Bintang-Ilustrasi: Syaiful Amri/Disway.id-Disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Indonesia Police Watch (IPW) kembali membeberkan data-data terkait dugaan keterlibatan oknum polisi dalam mafia judi online konsorsium 303.

Ya, dalam pengungkapan IPW kali ini terkait perputaran laporan keuangan konsorsium 303 atau upeti untuk membiayai oknum-oknum polisi. 

Berdasarkan data yang dimiliki IPW, pengeluaran konsorsium 303 untuk pembiayaan oknum polri dalam satu bulan mencapai puluhan miliar.   

Tercatat, pengeluaran konsorsium 303 pada Oktober 2021 mencapai Rp 21,8 miliar dan November 2021 Rp 24,6 miliar.

BACA JUGA:Denmark Open 2022, Marcus/Kevin Bentrok dengan Wakil Jepang, Herry IP Dampingi?

Jika dirinci, uang puluhan miliar itu digunakan untuk membeli cerutu Rp 21 juta, nantuan pejabat polisi ke Eropa Rp 360 juta, bantuan ke Amerika Rp 210 juta, tiket pesawat Rp 95 juta, 

Operasional bulanan satuan Rp 100 juta, kasus rekening medan Rp 386 juta, pos polisi di Jakarta Utara Rp 10 juta, cerutu  Rp 50 juta dan minuman minuman Rp 37,9 juta. 

"Data kebenaran harus didalami oleh polri karena ada satuan kerja atau pribadi yang melakukan kegiatan disebutkan di sini," kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dikutip dari tayangan Aiman Kompas TV, dikutip Rabu 28 September 2022.

"Kalau mereka serius, mereka pasti ada catatan tim mana yang ke luar negeri, ada di sini disebutkan, tinggal di cek dan ricek saja," sambungnya. 

Mengenai judi online, Sugeng mengatakan berdasarkan data yang dibeber PPATK sudah jelas bahwa ada transaksi Rp 155 triliun yang diduga dilakukan para mafia judi online. 

"IPW melansir diduga satgassus melindungi judi online. Skema, perlahan-lahan terbuka. Ada korelasi kasus kematian brigadir J. Membukakan kotak pandora. Ada polisi sendiri yang membocorkan," terangnya.

"Mereka juga di dalam ingin pembenahan," imbuhnya.

BACA JUGA:Pemda Gak Perlu Khawatir Lagi, Pemerintah Sudah Anggarkan Rp 14 Triliun Buat Gaji PPPK Guru 2022

Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan 

Sumber: