1 Orang Meninggal Dunia di Insiden Gas Air Mata Laga Gimnasia Vs Boca Juniors

1 Orang Meninggal Dunia di Insiden Gas Air Mata Laga Gimnasia Vs Boca Juniors

1 orang meninggal dunia di insiden gas air mata laga Gimnasia Vs Boca Junior. -Tyc Sports -

JAKARTA, DISWAY.ID – Tak hanya di Indonesia yang menggunakan gas air mata dalam menghadapi kerusuhan dalam pertandingan bola.

Dalam pertandingan antara Gimnasia Vs Boca Juniors, pihak kepolisian Argentina terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerusuhan supporter.

1 orang meninggal dunia di insiden gas air mata laga Gimnasia Vs Boca Junior pada Jumat 7 Oktober 2022.

Laga antara Gimnasia Vs Boca Juniors di Stadion Juan Carmelo Cerillo hanya berlangsung 9 menit.

BACA JUGA:Ucapan Dadang Aremania Soal Tragedi Kanjuruhan Buat 'Gerah', Bonek Ikut Disorot di Twitter

BACA JUGA:Menteri Hadi Tjahjanto: PPAT Harus Mampu Bantu Masyarakat Selesaikan Masalah Pertanahan

Dikutip dari Tyc Sports, pertandingan harus diberhentikan saat laga baru berjalan 9 menit karena tebanya asap dari gas air mata yang masuk ke dalam stadion

30 menit sebelum pertandingan dimulai semua akses di stadion ditutup, namun setelah beberapa menit kemudian banyak suporter yang memaksa masuk ke dalam stadion

Lalu polisi menembakkan gas air mata dan asap dari gas air matatersebut masuk ke dalam stadion saat pertandingan baru berjalan 9 menit yang kemudian harus diberhentikan oleh wasit.

Para pemain dan ofisial dari kedua tim memasuki ruang ganti karena kondisi sudah tidak kondusif dengan asap dari gas air mata yang masuk ke dalam stadion.

BACA JUGA:Menag Yaqut Akan Bentuk Tim Investigasi Robohnya Tembok MTsN 19 Jakarta

BACA JUGA:Kapolri Beberkan Anggota Polri yang Beri Perintah Penembakan Gas Air Mata ke Tribun saat Tragedi Kanjuruhan

Para fans yang didalam stadion mencoba meninggalkan stadion akan tetapi pintu stadion malah tertutup dan memutuskan untuk masuk ke dalam lapangan.

Para fans kemudian mendengar ledakan yang ada di luar stadion dan beberapa orang juga terlihat ada yang pingsan karena tidak kuat dengan asap dari gas air mata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber:

Berita Terkait