Ismail Bolong Berhalangan Hadir, Brigjen Pipit: Katanya Stres

Ismail Bolong Berhalangan Hadir, Brigjen Pipit: Katanya Stres

Ismail Bolong ditetapkan tersangka tambang ilegal Kaltim namun diungkapkan jika hal tersbeut tidak ada sangkutannya dengan setoran pada Kabareskrim.--

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemeriksaan keluarga Ismail Bolong dilakukan hari ini terkait kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur yang menyeret jenderal Bintang Tiga itu.

Pemeriksaan keluarga mantan anggota Polres Samarinda itu telah di Jadwalkan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Kamis, 1 Desember 2022 yang akan dimulai pada pukul 11.00 WIB siang.

Pada pemeriksaan tersebut sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga Ismail Bolong, Kendati demikian mantan anggota Polres Samarinda itu dipastikan mangkir dalam pemeriksaan karena sakit. 

Hal tersebut dikatakan oleh pihak kepolisian, jika Ismail Bolong Absen dalam pemeriksaan hari ini, tim pengacara sudah mengkonfirmasi jika Ismail Bolong stres dan tidak bisa mengikuti pemeriksaan.

BACA JUGA:Penampakan Almarhum Yosua Terlihat di Rutan: Saat Richard Merenung Dia Datang

Direktur Tindak Pidana Tertentu, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, pihak keluarga sudah bersedia datang pada pemeriksaan tambang ilegal yang digelar hari ini.

"Insya Allah terkonfirmasi akan hadir hari ini," ujar Pipit Rismanto kepada wartawan, Kamis, 1 Desember 2022.

Menurut Pipit, anggota keluarga Ismail Bolong yang akan menghadiri pemeriksaan adalah istrinya dan anaknya yang berinisial IB.

"Hari ini terkonfirmasi akan hadir istri dan anak IB memenuhi panggilan di Bareskrim," kata Pipit.

Pipit mengatakan pihak pengacara mengkonfirmasi Ismail Bolong berhalangan hadir lantaran kurang sehat.

“Katanya stres,” kata Pipit.

Ismail Bolong telah mangkir dalam pemeriksaan pertama, dan pihak pengacara Ismail Bolong juga memastikan kliennya itu tidak hadir untuk yang kedua beralasan sakit.

Pipit Rismanto sebelumnya mengatakan bahwa anggota keluarga Ismail Bolong akan diperiksa karena merupakan petinggi di perusahaan tambang batu bara yang diduga ilegal tersebut.

Dalam kasus tambang ilegal tersebut Pipit belum bisa berbicara banyak atas kasus tambang ilegal tersebut karena pemeriksaan baru dimulai.

Sumber: