Begini Saran Komisi B DPRD DKI di Persoalan Juru Parkir Liar

Begini Saran Komisi B DPRD DKI di Persoalan Juru Parkir Liar

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli-Istimewa-

BACA JUGA:Bekingan Parkir Liar Istiqlal yang Pungut Rp150 Ribu Diburu Kepolisian

BACA JUGA:Juru Parkir Liar Meresahkan, Komisi E DPRD DKI: Harus dibenahi dengan Aturan yang Jelas

“Bagus juga kalau minimarket juga bekerjasama. Misalnya minimarket membuat syarat yang jadi juru parkir harus orang situ. Sehingga terjadi hubungan yang konstruktif, saling membantu,” ungkapnya.

Menurut Taufik, solusi saling menguntungkan kedua belah pihak itu merupakan jalan tengah terbaik. 

Terlebih jika terdapat kebutuhan mendesak dari masyarakat.

Sehingga tak jarang sebagian orang memilih bekerja sebagai juru parkir di depan minimarket.

“Jadi ada solusi yang tengah-tengah, memang harus ditertibkan. Tetapi memang kita harus melihat bahwa banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Dan saya kira kalau dia (jukir) tidak liar, masyarakat tidak berkeberatan untuk ditarik pungutan parkir,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: