Panitia DWP Tanggapi Dugaan Ratusan Penonton Asal Malaysia yang Diperas Oknum Polisi
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya disebut patut diperiksa usai adanya oknum anggotanya yang diduga memeras penonton Djakarta Warehouse Project (DWP).-Djakarta Warehouse Project 2024-
Sebelumnya akun X twt_rave memosting keluhan penonton asal Malaysia yang mengaku menjadi tindakan polisi Indonesia yang arogan. Ada sekitar lebih dari 400 warga Malaysia melaporkan bahwa mereka dipaksa membayar sejumlah uang dengan total RM 9 juta (Rp 32 miliar).
Bahkan, ada pengakuan yang menyebutkan bahwa sejumlah pengunjung dipaksa membayar sejumlah uang meskipun hasil tes narkoba mereka negatif.
BACA JUGA:Heboh Pesta Narkoba di Bangkok Disesaki Ratusan Pria Bercelana Dalam, 124 Orang Ditangkap!
Isu itu beredar usai poster bertuliskan, "DWP 2024 Jom guys repost! 400++ WARGA MALAYSIA DIKELABUI POLISI INDONESIA #BOIKOTTDWP."
Terpisah, Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Jamalinus Nababan. Ia mengatakan kehadiran polisi dalam DWP 2024 cuma bertugas mengamankan jalannya acara.
"Kalau sepengetahuan kami, kami tidak monitor kejadian seperti itu, ditangkap, dipalak dan tes urine," katanya kepada awak media, Kamis 19 Desember 2024.
Dirinya mengaku bakal memeriksa adanya informasi tersebut.
"Kami sedang cek juga ke jajaran kita apakah ada kejadian seperti yang diberitakan," ujarnya.
Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro tak banyak bicara.
Dirinya meminta hal itu ditanyakan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
"Koordinasi Narkoba Polda," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: