RS Kramat Jati Kembali Menerima Satu Kantong Jenazah Kebakaran Glodok Plaza

RS Kramat Jati Kembali Menerima Satu Kantong Jenazah Kebakaran Glodok Plaza

RS Kramat Jati Kembali Menerima Satu Kantong Jenazah Kebakaran Glodok Plaza-Disway/Dimas Rafi-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Rumah Sakit (RS) Kramat Jati, Jakarta Timur lagi-lagi menerima satu kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Timur pada Selasa, 21 Januari 2025.

Sebelumnya pada Sabtu, 18 Januari 2025, RS Kramat Jati menerima delapan kantong jenazah di insiden tersebut. Kini bertambah satu menjadikan sembilan korban telah diterima oleh RS Kramat Jati.

BACA JUGA:6 Korban Kebakaran Glodok Plaza Berhasil Diidentifikasi

BACA JUGA:RS Polri Serahkan Rekam Medis Kru Pesawat yang Jadi Korban Kebakaran Glodok Plaza ke BLU

Kantong Jenazah tiba di RS Kramat Jati diantar oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) menggunakan mobil ambulans DVI Biddokkes Polda Metro Jaya sekira pukul 15.32 WIB dan segera dibawa ke ruang Forensik.

Dalam perjalanan menuju RS Kramat Jati, DVI ditemani oleh Polsek Tamansari, Jakarta Barat.

Selain itu, Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian RS Polri Komisaris Besar Hery Wijatmoko menerangkan pihaknya telah mengambil 22 sampel dari delapan korban.

BACA JUGA:14 Keluarga Serahkan Sampel DNA dalam Peristiwa Kebakaran Glodok Plaza

BACA JUGA:Olah TKP Kebakaran Glodok Hari Ini, 9 Saksi Diperiksa

Dengan pengambilan sampel yang diambil di Post Mortem akan dibandingkan dengan data diterima oleh Ante Mortem. Pihak keluarga diminta data-data mengenai para korban di pos Disaster Victim Identification (DVI) Polri Ante Mortem.

Sebelumnya, RS Kramat Jati menerima sebanyak 14 laporan dari keluarga korban kebakaran Glodok Plaza di post DVI Ante Mortem RS Polri. Dari laporan tersebut, tiga korban berjenis kelamin laki-laki sedangkan sisanya perempuan.

BACA JUGA:Korban Kebakaran Glodok Plaza Hanya Ditemukan Bagian Tubuhnya Saja

BACA JUGA:RS Polri Kesulitan Identifikasi 8 Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza, Ini Kendalanya!

Hery menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima delapan kantong jenazah dan berhasil diidenrifikasi sebanyak dua korban tidak diketahui jenis kelaminnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads