Sinergi TNI-Polri Terus Diperkuat Lanjutkan Capaian Penting Kinerja 100 Hari Pertama Bidang Ekonomi Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Dalam memberikan dukungan Asta Cita, sinergi TNI-Polri terus diperkuat lanjutkan capaian penting kinerja 100 hari pertama bidang ekonomi masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID - Menjadi misi yang diusung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Asta Cita sekaligus menjadi arah kebijakan nasional dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Dalam memberikan dukungan untuk itu, sinergi TNI-Polri terus diperkuat lanjutkan capaian penting kinerja 100 hari pertama bidang ekonomi masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu yang menjadi fokus yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Pemerintah terus berupaya menggalang sinergi nasional yang erat guna memastikan terjaganya stabilitas ekonomi serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
BACA JUGA:Duarrr! Kebakaran Melanda Kawasan Pergudangan Dadap dekat PIK 2, Api Berkobar Hebat
BACA JUGA:Total 20 Orang Dilecehkan Guru Ngaji Mesum di Tangerang, Terbanyak di Bawah Umur
“Beberapa program prioritas daripada Bapak Presiden, yang utama terkait dengan ketahanan pangan. Ini tujuannya adalah menjaga harga pangan dan swasembada pangan,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2025 bertema "Sinergisitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita” yang berlangsung di Jakarta, Kamis 30 Januari.
Catatan kinerja dalam masa 100 hari pertama Kabinet Merah Putih juga telah berhasil mengimplementasikan sejumlah kebijakan strategis.
Beberapa diantaranya yakni peluncuran 15 (lima belas) paket stimulus ekonomi untuk kesejahteraan di awal tahun 2025, kenaikan UMP sebesar 6,5%, penghapusan utang macet bagi UMKM, perpanjangan penyimpanan DHE Sumber Daya Alam di dalam negeri, serta upaya menjaga daya beli masyarakat melalui program penurunan harga tiket hingga 10% saat libur Nataru dan program belanja murah Harbolnas, BINA, dan EPIC Sale di akhir tahun 2024.
BACA JUGA:PNM Daftarkan Sertifikat Halal Usaha Sirup Rumahan hingga Tembus Toko Oleh-oleh
BACA JUGA:Chery J6 EV Delivery ke Ratusan Pemesan Hanya dalam Sebulan SPK
Dengan berbagai langkah strategis yang telah diambil, Pemerintah optimis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2028, seiring dengan peningkatan investasi dan diversifikasi pasar internasional.
Menko Airlangga menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks .
“Stabilitas nasional yang kuat akan menjadi landasan utama bagi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI dan Polri atas dedikasi luar biasa dalam menjaga stabilitas yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi nasional,” ujar Menko Airlangga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: