Peringati HUT ke-24, Kepala BPOM Targetkan Indonesia Masuk Lembaga Pengawas Standar WHO

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dr. Taruna Ikrar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan standar pengawasan obat dan makanan di Indonesia.-Disway.id/Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan standar pengawasan obat dan makanan di Indonesia.
Salah satu target besar BPOM ke depan masuk dalam daftar prioritas WHO yakni WHO List Authority (WLA) (Organisasi Kesehatan Dunia) sebagai lembaga pengawas obat dan makanan dengan standar internasional.
BACA JUGA:BPOM Beberkan Risiko Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Sebesar 76 Persen
BACA JUGA:BPOM Resmi Menjadi Bagian MBG, Awasi Program Makan Bergizi Gratis
"Kita harus menjadi Lembaga yang global dan kita serius, mudah-mudahan tahun ini kita bisa mendapat WHO Listed Authority," ujar dr. Taruna Ikrar ditemui di kantor BPOM, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2025.
Lebih lanjut, dr. Taruna Ikrar mengatakan bahwa untuk masuk WHO List Authority tidak mudah yakni hanya 30 negara maju saja. Bahkan, negara Jepang pun belum mampu menembusnya.
"Itu tidak banyak, negara Jepang saja gagal masuk, tahun ini diputuskan Jepang, tidak berhasil masuk," ujar dr. Taruna Ikrar.
Meski demikian, dr. Taruna Ikrar tetap optimis dan berambisi membawa Indonesia menjadi negara berkembang satu-satunya yang berhasil menembus WHO List Authority (WLA).
BACA JUGA:Ada Ancaman Pidana, BPOM Imbau Influencer Jangan Asal Approved Brand Skincare
"Tapi kita yakin Badan POM, badan makanan bisa masuk, dari 196 negara di dunia yang merdeka cuma 30-an yang negara maju,"
"Belum ada negara berkembang, kalau kita jadi masuk, kita negara berkembang pertama di dunia yang jadi WHO Listed Authority. Dan kita yakin, kita bisa gapai, karena semua prosedur dan sebagainya kita jalankan dan memanfaatnya besar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: