Bapanas Pastikan Neraca Pangan Surplus Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026
Aktivitas jual beli sayuran di Pasar Tradisional, Jakarta.-Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan neraca pangan nasional berada dalam kondisi aman dan surplus hingga akhir Maret 2026.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut proyeksi stok awal tahun 2026 menunjukkan ketersediaan pangan strategis utama seperti beras, jagung, kedelai, daging sapi, telur ayam, dan daging ayam cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional, ketersediaan pangan strategis utama berada dalam kondisi aman untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Ramadhan,” ujar Amran, Rabu (4/2).
BACA JUGA:Pramono Kejar Pengembang Nakal, 32 Persen Belum Serahkan Kewajiban Fasos-Fasum
Data menunjukkan persediaan beras mencapai 20,38 juta ton dengan kebutuhan 5,12 juta ton, sehingga surplus 15,26 juta ton.
Minyak goreng tersedia 4,47 juta ton dengan kebutuhan 914,8 ribu ton, surplus 3,56 juta ton. Gula konsumsi tercatat 1,45 juta ton dengan kebutuhan 472,8 ribu ton, surplus 986 ribu ton.
Untuk menjaga pasokan tetap aman dan harga terjangkau, pemerintah memperkuat pengawasan distribusi melalui Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Pangan.
Satgas ini memantau rantai pasok dari produsen hingga pasar rakyat dan ritel modern, guna mencegah penimbunan, pelanggaran harga, serta peredaran pangan yang tidak sesuai standar keamanan dan mutu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: