Polda Jabar Ungkap Aksi Pornografi Melalui Aplikasi Berbayar
Polda Jabar Ungkap Aksi Pornografi Melalui Aplikasi Berbayar-Istimewa-
BANDUNG, DISWAY.ID-- Dugaan aksi pornografi menggunakan aplikasi berbayar diungkap Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan hal itu terungkap berdasarkan laporan polisi pada 27 Februari 2025.
BACA JUGA:Aduh! Sudah Terjerat Kasus Pornografi, Akun Siskaeee Juga Terjerat Judi Online
BACA JUGA:Kapok Terjerat Kasus Hukum, Siskaeee Janji Gak Bakalan Bikin Konten Pornografi Lagi
Diungkapkannya, awalnya ditemukan adanya aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi antara pengguna (user) dan talent, yang ternyata digunakan untuk kegiatan terkait tindak pidana asusila.
Dijelaskannya, penemuan itu bermula dari patroli siber yang dilakukan oleh personel Subbid 3 Ditres Siber Polda Jabar.
"Tim menemukan adanya aplikasi berbayar yang digunakan untuk melakukan panggilan video pribadi antara pengguna dan talent.
BACA JUGA:Komunitas Pedofil Marak, Perpres Satgas Pencegahan dan Penanganan Pornografi Makin Mendesak
BACA JUGA:Hati-hati! Ini Modus Penjual Konten Pornografi Anak Lewat Media Sosial
"Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa agensi yang mengelola kegiatan tersebut bernama SFM Agency, yang dipimpin oleh seorang pria berinisial DA.
"Agensi ini beralamat di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat," katanya kepada disway.id, Kamis 6 Maret 2025.
"Penyidik kemudian melakukan penggeledahan di kantor atau mess agensi tersebut. Di lokasi tersebut, petugas menemukan aktivitas asusila yang melibatkan beberapa wanita yang tidak mengenakan busana,
BACA JUGA:Paman di Gresik Produksi Ratusan Konten Pornografi Keponakan Sejak 2022
BACA JUGA:Kominfo Jamin Platform X Taati Aturan Konten Pornografi di Indonesia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: