Komentar Menohok Pengamat Atas IHSG Anjlok: Segera Hentikan Kebijakan yang Serampangan!
IHSG anjlok mendapatkan tanggapan menohok dari pengamat dan meminta agar pemerintah menghentikan kebijakan yang serampangan,-Bianca Chairunisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Per Selasa 18 Maret 2025 ini, Indonesia Stock Exchange atau PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa BEI telah memberlakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) imbas melemahnya sistem perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga ke level 6.000-6.100.
Keputusan ini sendiri juga sudah sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020, yang mengatur tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
“Untuk menjaga perdagangan Efek yang teratur, wajar dan efisien, maka dipandang perlu melakukan perubahan batasan trading halt perdagangan di Bursa Efek Indonesia,” tulis Surat Keputusan tersebut, dikutip pada Selasa 18 Maret 2025.
BACA JUGA:Hore! Pemprov Jakarta Cairkan THR PJLP Lebih Awal, PPSU: Terima Kasih Pak Gubernur
Sementara itu menurut Direktur Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, penurunan IHSG ini sendiri sebenarnya sudah terjadi pada pekan lalu.
“Penurunan sebagian besar karena isu global dan asing. Sekarang investor sedang nunggu,” ucap Iman.
Sementara itu menurut Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, penurunan IHSG bukan sekadar refleksi ketidakpastian global, melainkan sinyal alarm bahwa model ekonomi Indonesia terlalu bergantung pada komoditas, minim inovasi, dan terjebak dalam siklus utang.
BACA JUGA:Keren! Fasset Gandeng Mitra Kitabisa dan LAZ Salam Setara Hadirkan Zakat Crypto
BACA JUGA:Sikat! Promo XL PRIORITAS Ini Tak Boleh Terlewatkan
“Jika pemerintah tidak segera menghentikan kebijakan serampangan ini, krisis kepercayaan investor akan semakin dalam, dan IHSG hanya menjadi awal dari rantai masalah yang lebih besar,” ucap Achmad.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: