53 Sekolah Rakyat Segera Beroperasi, Ini Bocoran Sosok Guru yang Siap Mengajar

53 Sekolah Rakyat Segera Beroperasi, Ini Bocoran Sosok Guru yang Siap Mengajar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan pemerintah telah menyiapkan 2 opsi terkait guru yang akan mengajar di sekolah rakyat.--Anisha Aprilia

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan pemerintah telah menyiapkan 2 opsi terkait guru yang akan mengajar di sekolah rakyat.

Dua opsi tersebut adalah bersertifikat atau berasal dari aparatur sipil negara (ASN). Meski demikian, Gus Ipul mengatakan saat ini kesepakatan tersebut masih digodok.

"Nah ini lagi dimatangkan ini. Ya sementara masih ada beberapa pilihan. Dari ASN, penugasan ASN gitu. Atau yang kedua dari guru-guru yang telah memiliki sertifikat, yang lulus apa itu pendidikan profesi guru. Itu yang dua itu yang masih dimatangkan," ujar Gus Ipul di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 24 Maret 2025.

BACA JUGA:Prabowo Bakal Bangun 200 Sekolah Rakyat, 1 Sekolah Berisi 1000 Murid

Gus Ipul memastikan tidak ada kesenjangan dan diskriminasi terkait tata kelola pendidikan di sekolah rakyat. Ia memastikan semua pihak terkait bekerja sama dalam penyelenggaraan sekolah rakyat ini.

"Ya nanti kan kita akan berbagi tugas karena di sini kan tidak hanya kementerian sosial ya. Jadi Dikti juga, Kementerian Diksasmen ikut, Dikti ikut gitu. Jadi ini juga adalah sekolah pemerintah gitu, yang penyelenggaranya pemerintah jadi kita keroyokan," ujarnya.

BACA JUGA:Bakal Ada Sekolah Rakyat di Pondok Indah, Begini Penampakannya

Ia menyatakan sejauh ini ada 53 sekolah rakyat yang telah siap beroperasi.

Sementara itu, 82 sekolah rakyat lagi yang tengah menjalani asesmen, baik bangunan hingga tanahnya. Proses asesmen itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

BACA JUGA:Sekolah Rakyat Akan Rekrut 700-an Guru, Gus Ipul: Untuk Tahun Ajaran Baru di Juli 2025

"Tapi sekarang yang dalam proses asesmen tahap awal ini adalah ada sekitar 82 baik bangunan maupun tanah yang siap untuk dimanfaatkan lewat sedikit renovasi maupun juga pembangunan baru di tahun 2025. Yaitu jumlahnya sekarang ada 82 yang sedang akan dimulai proses asesmennya oleh PU," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads